Blitar, Blok-a.com – Wakil Wali Kota Blitar Elim Tyu Samba mendampingi Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait. Kedatangannya dalam rangka meninjau calon penerima Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Kelurahan Bendogerit, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar, Kamis (2/7/2026).
Dalam kunjungan tersebut, terungkap kabar yang disambut gembira oleh masyarakat setempat. Bahwa kuota Program BSPS untuk Kota Blitar tahun 2026 meningkat tajam, dari sekitar 300 unit menjadi 744 unit.
Penambahan kuota tersebut diyakini akan mempercepat penanganan rumah tidak layak huni di Kota Blitar sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya bagi warga berpenghasilan rendah yang selama ini belum memiliki hunian yang layak.
Menteri PKP Maruarar Sirait mengatakan, peninjauan langsung ke lapangan dilakukan untuk memastikan bantuan tersebut benar-benar sampai kepada masyarakat yang membutuhkan.
“Kami ingin memastikan program ini berjalan tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” kata Maruarar di sela kunjungannya.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Blitar Elim Tyu Samba menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah pusat yang menambah alokasi BSPS bagi Kota Blitar. Ia menilai, kenaikan kuota tersebut menjadi bukti nyata kepedulian pemerintah pusat terhadap kebutuhan hunian layak bagi warga.
“Atas nama Pemerintah Kota Blitar, kami mengucapkan terima kasih kepada pemerintah pusat atas penambahan kuota BSPS. Semoga program ini dapat segera direalisasikan sehingga semakin banyak masyarakat yang memiliki rumah yang layak, aman, dan nyaman untuk dihuni,” ujar Elim.
Pemerintah Kota Blitar, lanjut Elim, akan terus mengawal pelaksanaan Program BSPS agar berjalan sesuai ketentuan yang berlaku, tepat sasaran, dan benar-benar memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat Kota Blitar. (jar)




