Warga Pujon Digemparkan Adanya Mayat dalam Kondisi Kepala Penuh Darah di Saluran Irigasi

Warga Pujon Digemparkan Adanya Mayat dalam Kondisi Kepala Penuh Darah di Saluran Irigasi

Kabupaten Malang, blok-a.com – Warga Pujon digemparkan adanya penemuan mayat pria dalam kondisi tertelungkup di aliran sungai irigasi lapangan Ngroto Desa Ngroto, Kecamatan Pujon Kabupaten Malang. Diduga mayat tersebut korban pembacokan , Minggu ( 7/1/2024 ) .

Informasi didapat blok-a.com, mayat yang ditemukan itu masih menggunakan kaos warna hitam dan celana dalam warna coklat dan saat ditemukan posisi korban tertelungkup di sungai dengan kondisi kepala penuh luka. Mayat itu ditemukan oleh warga sekitar pukul 05.30 Wib, Minggu (7/1/2024) pagi tadi.

Mayat yang diperkirakan berusia antara 15 sampai 20 tahun ini oleh warga yang menemukan langsung dilaporkan ke aparat desa setempat hingga ke Polsek Pujon.

Petugas Polsek Pujon dan Polres Batu bersama tim medis yang mendapat laporan warga langsung menuju lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), serta mengevakuasi jasad korban ke kamar jenazah RS Hasta Brata, Kota Batu untuk dilakukan autopsi.

“Jenazah telah dievakuasi dan dibawa ke RS Hasta Brata, Kota Batu untuk dilakukan autopsi,” ujar Kasat Reskrim Polres Batu AKP Yussi Purwanto, Minggu ( 7/1 ) .

Dari hasil penyelidikan yang dilakukan tim gabungan Satreskrim Polres Batu dan Polsek Pujon, identitas jenazah tersebut bernama Danar Anendra Putra (17), warga Desa Dadapan Kulon RT 3 RW 4 Kecamatan Pujon Kabupaten Malang.

“Iya benar, jenazah korban ditemukan sekitar pukul 05.30 WIB di pinggir aliran sungai. Untuk kondisi jenazah, terdapat luka di bagian kepala dan tangan. Namun, luka yang terlihat paling parah ada di bagian kepala berupa luka bacok,” jelas AKP Yussi Purwanto,

Dirinya menuturkan, bahwa di lokasi TKP juga ditemukan senjata tajam (sajam) yang diduga milik pelaku.

“Di lokasi TKP, ada sajam pisau sepanjang lebih kurang sekitar 20 sentimeter. Namun untuk dugaan korban dibacok pelaku memakai sajam yang ditemukan itu, masih dalam penyelidikan,” pungkasnya .

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com