Viral Curhatan Warganet Dianiaya Owner Olshop Gara-Gara Minta Refund

Dianiaya Owner Olshop

Blok-a.com – Baru-baru ini, media sosial tengah dihebohkan oleh kasus seorang wanita yang dianiaya oleh owner thrift online shop (olshop).

Kasus penganiayaan ini viral setelah diunggah oleh teman korban melalui akun Twitternya @chimmykuu pada Senin (27/2/2023). Dalam foto unggahannya, korban terlihat memiliki luka lebam pada bagian jari dan dahinya.

“Twitter do your magic😭😭😭 ini temenku guys, tolongin dong, bermula dari dia pesen barang di olhsop thrif berakhir dianiaya dan dikroyok sama owner thrif dan temen temennya, udah buat LP jg tapi gaada hasil samsek, bukti dan kronoliginya aku rep ya,” tulis akun @chimmykuu dikutip Blok-a.com, Senin (27/2/2023).

Menurut kronologi yang dijelaskan oleh teman korban, tindakan kekerasan ini berawal dari korban yang memesan produk thrift di salah satu online shop.

Saat itu, pemilik thrift shop mengatakan bahwa barang telah dipacking dan akan segera dikirim melalui ojek online. Namun setelah 3 hari berlalu, korban tak kunjung menerima barang pesanannya.

Di hari keempat pemesanan, korban pun meminta pengembalian dana (refund) lantaran telah menunggu terlalu lama.

“Jadi temenku ini pesen paket usaha gitu di olshop thrif harganya 500k, udah di transfer kan sama temenku ke penjualnya, dua sampe 3 hari paketnya tdk dikirim sm penjual ini dgn alasan nunggu lagi dipacking, akhirnya temenku kesel karena sdh terlalu lama,” jelas teman korban.

Setelah tak mendapat respon dari pihak thrift shop, korban pun kemudian menceritakan keresahannya mengenai pelayanan online shop tersebut melalui akun sosial medianya.

Melihat unggahan korban, pemilik thrift shop ini langsung mendatangi rumah korban lantaran tak terima telah melakukan pencemaran nama baik.

Diketahui pemilik thrift shop ini mendatangi rumah korban dengan mengajak banyak temannya. Ia kemudian menggedor-gedor rumah korban secara tidak sopan dan bahkan menendang pintunya.

Saat menemui pemilik thrift shop dan teman-temannya, korban justru mendapatkan perilaku kurang baik dari sang owner lantaran korban tak mau meminta maaf.

Hp korban pun sempat dirampas dan diancam akan dihancurkan. Tak hanya itu, ia bahkan mendapat kekerasan fisik dari pemilik thrift shop hingga mendapat luka lebam.

“ini si owner dan teman temanya mau refund duit temenku kalo temenku minta maaf dan hapusin semua ig stori temenku katanya “minta maaf dulu baru kukasi kembali uangmu”

“tapi karena temenku tdk mengindahkan permintaan si owner jadinya si owner ga terima, dia nendang temenku dan ambil kayu utk pukulin temenku,” lanjutnya.

Sebagai informasi tambahan, tindakan pengeroyokan dan penganiayaan ini diketahui terjadi di Jalan Pelita Raya, Kec. Rappocini, Kota Makassar, Sulawesi Selatan pada 17 Februari 2023 lalu.

Sehari setelah kejadian, tepatnya pada 18 Februari 2023, korban melaporkan kasus ini kepada Polrestabes Makassar. Namun korban mengaku tidak mendapat tindakan lanjutan dari pihak polisi.

(hen)

Exit mobile version