Viewer Debat Tinggi, KPUD Optimis Partisipasi Pilbup Malang Capai Target

Debat Pamungkas Pilbup Malang 2020
Debat Pamungkas Pilbup Malang 2020 - Foto: Bob Bimantara

KABUPATEN MALANG – KPUD Kabupaten Malang optimis gelaran Pilbup Malang 2020 bakal mencapai target tingkat partisipasi pemilih, yakni 77,5 persen dari total Daftar Pemilih Tetap (DPT). Alasannya karena tingginya viewer Youtube debat publik yang telah digelar tiga kali yakni pada 10 Oktober, 20 November dan 1 Desember kemarin.

Komisiner KPUD Kabupaten Malang, Marhendra Pramudya Mahardika menjelaskan viewer youtube tiga debat publik Publik mencapai sekitar 10 ribu viewer sekali penayangan langsung.

“Dan ini diluar ekspektasi kami. Ekspektasi kami paling cuma seribu soalnya rata-rata video kami sebelumnya viewernya cuma 500 sampai 1000. Dan komentarnya di debat publik juga juga banyak saling bersautan. Saya yakin dengan hasil viewer 10 ribu itu tingkat partisipasi DPT akan sampailah pada target 77,5 persen dari total DPT,” kata Dika.

Total DPT di Pilbup Malang 2020 sendiri adalah 2.003.608 yang mana terdiri dari 999.098 laki-laki dan 1.004.510.

Meskipun hanya 10.000 viewer sekali debat, Dika tetap optimis bisa mencapai tingkat partisiapsi 77,5 persen dari DPT karena viewer youtube debat juga semakin meningkat.

“Kalau debat publik pertama itu 10 ribu sekarang Rabu (2/12) 19 ribuan viewer. Dan kalau debat publik ketiga itu awalnya 10 ribu sekarang 13 ribu. Dan yang terakhir masih 10 ribu dan akan tetap naik viewernya. Ini bukti banyak orang yang menonton ulang kami optimislah,” tutur Dika.

Selain karena peningkatan viewer Youtube. Dika juga menaruh keoptimisan itu karena gencarnya setiap paslon berkampanye dan menarik DPT ke TPS. Bahkan, pemberitaan yang ramai di media massa cetak ataupun online membuat keoptimisan itu semakin meninggi.

“Dan juga KPUD sendiri tetap sosialisasi jitu ke DPT dan tetap berjalan hingga kini meskipun keterbatasan dana tidak bisa tatap muka secara terus menerus,” tuturnya.

Keoptimisan Dika juga diamini salah satu DPT asal Pakis, Ibrahim Bagus semenjak debat berlangsung selama tiga kali. Bagus dan sejumlah tongkrongannya kini sudah mulai mengetahui paslon jagoannya.

“Ya nonton di youtube atau gak lihat cuplikannya di instagram. Terus biasanya kan ramai-ramai. Ya saat ini sudah tahu sih Malang Jejeg Sanusi apa bu Nyai itu. Dulunya gak tau soalnya masih ayem mungkin ya,” tutupnya.

Kirim pesan
Butuh bantuan?
Hai, apa kabar?
Apa yang bisa kami bantu?