Tiga Calon Lolos Tahap Penyaringan Direktur Polinema, Satu Gugur

Ketua Panitia Pemilihan Direktur Polinema, Akhsanu Takwim saat diwawancarai awak media (blok-a.com / Yogga Ardiawan)
Ketua Panitia Pemilihan Direktur Polinema, Akhsanu Takwim saat diwawancarai awak media (blok-a.com / Yogga Ardiawan)

Kota Malang, blok-a.com – Proses penyaringan calon Direktur Politeknik Negeri Malang (Polinema) periode 2025–2029 telah selesai dilaksanakan, setelah seluruh bakal calon menyampaikan visi, misi, dan program kerja dalam rapat terbuka Senat Polinema pada Rabu (6/8/2025) kemarin.

Hasilnya diumumkan secara terbuka pada Kamis (7/8/2025). Dari empat bakal calon direktur Polinema, tiga dinyatakan lolos dan satu calon tidak lolos ke tahap selanjutnya.

Tiga nama yang berhasil melewati tahap penyaringan adalah Ir. Supriatna Adhisuwignjo, S.T., M.T., Mohammad Zaenurianto, Dipl.Ing, HTL., M.Sc., dan Ir. Pipit Wahyu Nugroho, M.T. Sementara itu, Jaswadi, yang sebelumnya mendapat nomor urut satu, tidak masuk dalam daftar akhir.

Ketua Panitia Pemilihan Direktur Polinema, Akhsanu Takwim, menjelaskan bahwa penyaringan dilakukan dalam rapat tertutup oleh Senat yang terdiri dari 41 anggota dengan hak suara.

“Ini kalau penyaringan itu sudah hak preogratifnya masing-masing anggota Senat ya nanti yang menentukan, apakah nanti secara musyawarah mufakat kalau enggak ya berarti secara voting. Tiga nama tertinggi yang akan diajukan ke Kementerian,” ujar Akhsanu.

Berkas profil, persyaratan administrasi, serta visi dan misi dari ketiga calon akan dikirimkan ke Kementerian. Proses ini diperkirakan memakan waktu sekitar satu bulan, termasuk penelusuran rekam jejak masing-masing calon.

Pemilihan direktur dijadwalkan berlangsung pada 10 September 2025 melalui rapat tertutup Senat. Komposisi suara pada tahap ini terdiri dari 65 persen suara dari anggota Senat (41 suara) dan 35 persen dari perwakilan Kementerian (22 suara).

Pelantikan direktur terpilih direncanakan pada Oktober 2025, bersamaan dengan berakhirnya masa jabatan direktur sebelumnya.

Sebelumnya, pada Kamis (31/7/2025), telah dilakukan pengundian nomor urut serta penetapan urutan penyampaian visi dan misi. Seluruh kandidat berasal dari internal Polinema, meskipun regulasi Permenristekdikti No. 19 Tahun 2017 memungkinkan pendaftar dari luar institusi dengan persyaratan tertentu, seperti berstatus PNS, dosen minimal lektor, serta memiliki pengalaman sebagai ketua jurusan minimal dua tahun. (yog)

Exit mobile version