Terus Berbenah, Tahun 2024 Perumda Giri Tirta Tambah 24 Ribu Saluran Rumah

Dirut Perumda Giri Tirta, Kurnia Suryandi.
Dirut Perumda Giri Tirta, Kurnia Suryandi.

Gresik, blok-a.com – Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Giri Tirta Kabupaten Gresik terus melakukan perluasan dan peningkatan pelayanan serta pengembangan jaringan pipanisasi kebutuhan air bersih kepada para pelanggannya.

Upaya pemenuhan kebutuhan dasar tersebut menjadi prioritas utama yang terus dilakukan oleh Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Giri Tirta Kabupaten Gresik.

Tak tanggung-tanggung, hingga akhir 2024 Perumda Giri Tirta mampu menaikan pelanggan dan mendistribusikan air bersih melalui saluran rumah (SR) hingga 132 ribu unit pelanggan rumah.

Direktur Utama (Dirut) Perumda Giri Tirta Kurnia Suryandi, saat ditemui di ruang kerjanya mengatakan, jumlah SR meningkat sebanyak 24 ribu dalam dua tahun terakhir.

Pihaknya mencatat pada tahun 2021 silam jumlah pelanggan sebanyak 107,297 yang tersambung melalui SR. Peningkatan tersebut mencapai 22 persen dalam kurun waktu tiga tahun.

“Artinya Perumda Giri Tirta sampai akhir tahun ini mampu menaikan kisaran 22 persen dalam kurun waktu tiga tahun,” kata Yandi panggilan akrab Dirut Perumda Giri Tirta, Kamis (14/11/2024).

Yandi menambahkan, beberapa titik yang mengalami peningkatan SR di antaranya Kecamatan Duduksampeyan, wilayah yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Lamongan.

Dikatakan, di wilayah tersebut ada tambahan 8 Desa yang tersambungkan dengan layanan PDAM. Penyaluran yang bersumber dari DAK tersebut mampu menambah 4.895 SR.

“Selama ini masyarakat di desa tersebut menggunakan air seadanya kadang juga air asin untuk kebutuhan sehari hari. Kondisi tersebut harus dilalui masyarakat karena minimnya air bersih,” ujarnya.

Diketahui, permintaan tinggi di Kecamatan Duduksampeyan meliputi Desa Sumari 974 SR, Petisbenem 825 SR, dan Wadak Kidul 645 SR.

Tidak hanya di situ, permintaan SR dengan jumlah tertinggi juga terjadi di Kecamatan Kebomas, untuk penambahan ditiga desa dengan jumlah pelanggan sebanyak 4.050 SR.

“Di antaranya Desa Kedanyang 3.618 SR, Desa Klangonan 236 SR, dan Desa Prambangan 196 SR,” tambah Yandi.

Dirut menambahkan, sedangkan APBD Pendamping dialokasikan di empat Kecamatan diantaranya Kecamatan Cerme, Menganti, Kedamaian dan Driyorejo. Dari empat Kecamatan tersebut ada 13 Desa dengan penambahan pelanggan sebanyak 1.203 SR.

“Di antaranya Kecamatan Cerme Desa Kandangan 305 SR, Kecamatan Driyorejo Desa Karangandong dan Desa Banjaran 19 SR, Kecamatan Menganti Desa Beton dan Gadingwatu 17 SR, dan Kecamatan Kedamaian di antaraya Desa Lampah, Kedamaian, Tulung, Belahanrejo, Cermen, Glindah, Katimoho dan Sidoraharjo ada 862 SR,” katanya.

Sedangkan di tahun 2023, kata Suryandi, jumlah pelanggan sebanyak 120.539 SR mengalami peningkatan cakupan pelayanan dengan pengembangan pelayanan.

Tiga desa di Kecamatan Driyorejo mengalami penambahan di antaranya Desa Bambe 104 SR, Desa Sumput, 84 SR dan Desa Wedoroanom 309 SR.

“Sedangkan di lokasi kota, Kecamatan Gresik ada 3 Desa dengan jumlah penambahan pelanggan sebanyak 88 SR. Desa Kroman 22 SR, Desa Kemuteran 9 SR dan Desa Lumpur 57 SR,” kata Yandi.

Ke depan, Kurnia Suryandi menegaskan, pihaknya akan terus memperluas layanan air bersih meliputi, Bungah, Manyar Dukun dan Sidayu. Perluasan tersebut akan diupayakan dalam kurun waktu dua sampai tiga tahun mendatang.

“Artinya tiga tahun terakhir ini Perumda Giri Tirta telah menambah perluasan layanan hingga 25 Desa,” pungkas Dirut Perumda Giri Tirta.(ivn/lio)

Exit mobile version