Ternyata Masih Ada Pohon Dijadikan Rumah di Kota Malang, Dihuni sudah Satu Tahun

Pohon yang digunakan rumah di Kota Malang (blok-a/bob)
Pohon yang digunakan rumah di Kota Malang (blok-a/bob)

Kota Malang, blok-a.com – Sebuah pohon di Kota Malang ternyata sudah hampir satu tahun ini dijadikan rumah.

Pohon ringin yang dijadikan rumah itu terletak di Jalan Raya Langsep Kota Malang atau dekat Masjid Al-Ikhlas.

Rumah itu terletak di atas pohon. Salah satu petugas parkir di sekitar pohon, Khoiron menjelaskan, rumah pohon itu dihuni oleh dua lelaki yang berasal dari Kecamatan Sukun Kota Malang.

Biasanya rumah yang berada di atas pohon itu dihuni saat malam hari saja.

“Malam hari biasanya mas kalau rumah ini,” tuturnya.

Khoiron menambahkan, selama menghuni dua lelaki itu meresahkan warga sekitar. Sebab, Khoiron takut rumah di atas pohon itu ditakutkan menjadikan rumah sebagai tempat tindakan tidak terpuji.

“Kan ini dekat masjid takutnya kalau malam bawa wanita atau mabuk-mabuk-an kan gak enak,” kata dia dikonfirmasi blok-a.com, Selasa (21/3/2023).

Khoiron dan warga sekitar sudah pernah menyarankan agar dua lelaki yang tinggal di rumah di atas pohon itu untuk pergi.

Namun keduanya menghiraukan saran warga sekitar.

“Ya gak digubris mas. Mereka tetap tinggal,” kata dia.

Namun, tutur Khoiron, keresahan warga itu menemukan solusi. Solusi itu datang saat Wali Kota Malang, Sutiaji datang ke Masjid Al-Ikhlas beberapa waktu lalu.

Sutiaji melihat ada rumah di atas pohon.

“Akhirnya Pak Sutiaji memerintahkan pegawainya untuk membongkar,” kata dia.

Hari ini Selasa (21/3/2023) perintah Sutiaji itu dilaksanakan Satpol PP Kota Malang.

Rumah itu dibongkar oleh petugas Satpol PP.

Terlihat di rumah itu isinya banyak perabotan, kasur, bantal, alat makan, minum hingga selimut ada.

“Kami bongkar semua karena laporan warga ini meresahkan,” kata Kabid Tantibrum Satpol PP Kota Malang, Rahmat Hidayat.

Saat melakukan pembongkaran rumah di atas pohon itu, sayangnya tidak ada dua orang penghuninya.

Satpol PP Kota Malang hanya membawa perabotan serta rumah yang berada di atas pohon itu.

“Kami membawa semua dengan satu truk,” tutupnya. (bob)

Kirim pesan
Butuh bantuan?
Hai, apa kabar?
Apa yang bisa kami bantu?