Kabupaten Malang, blok-a.com – Sebanyak 510 mahasiswa Fakultas Teknik (FT) Universitas Brawijaya (UB) dilarikan ke Puskesmas Wagir saat mengalami mual dan muntah akibat keracunan makanan yang diduga karena buncis.
Dari data yang berhasil di kumpulkan oleh Puskesmas Wagir, Kepala UPT Puskesmas Wagir, Prima Puspito Rini mengatakan indikasi keracunan yang dialami oleh mahasiswa FT UB itu terjadi setelah makan masakan dari warga setempat.
“Jadwal makan sore jam 15.00 dengan menu nasi putih dan capcay, makanan dimasak oleh warga desa Jedong didistribusi kemudian dibagikan kepada semua mahasiswa,” terang Prima saat dikonfirmasi, Rabu (08/02/2023).
“Di tambahkan lagi makanan untuk makan malam tambahan jam 21.00 dengan menu nasi putih dan telor bali,” tambahnya.
Lebih lanjut, kata Prima, dari cerita pihak mahasiswa kejadian tersebut berlalu begitu cepat. Mahasiswa merasakan ciri-ciri keracunan mual, muntah, pusing dan diare setelah 3 hingga 6 jam mengonsumsi makanan tersebut.
“Waktu kejadian ini sangat cepat dengan selang waktu terpendek tiga jam dan terpanjang enam jam dari mulai makan hingga sampai terkumpul penderita sebanyak 510 mahasiswa dari hasil konfirmasi ke Puskesmas Wagir,” jelasnya.
Dari kejadian tersebut, pihak Puskesmas Wagir pada Selasa (07/2) terjun ke lokasi kejadian untuk melakukan koordinasi tentang kejadian tersebut. Selanjutnya, pihak Puseksmas melakukan tes lab dari hasil sisa sampel makanan dan air.
Terpisah saat dikonfirmasi, Kepala Desa Wagir, Tekat menyebut masakan yang diberikan ke mahasiswa itu diolah langsung oleh warga. Makanan tersebut yakni tumis sayur buncis atau yang biasa disebut dengan oseng-oseng buncis oleh warga setempat.
“Masaknya setelah dhuhur, masak oseng oseng ucit (tumis buncis),” tegasnya saat dikonfirmasi blok-a.com, Selasa (07/02/2023).
(ptu/bob)




