Sumenep, Blok-a.com – Pasca ditinggalkan Bos PD Sumekar sebelumnya, roda perusahaan plat merah Sumenep ini sempat terseok-seok. Praktis perusahaan tersebut hanya mengelola beras ASN selain perumahan.
Terkesan eksklusif, Sekretaris Panitia Seleksi (Pansel) Direksi PD Sumekar Ernawan Utomo mulai angkat bicara. Untuk mengisi jabatan direktur PD Sumekar yang kosong ini, pemerintah menyegerakan rekrutmen atau seleksi calon direktur. Namun, soal eksklusif, dia mengatakan No Comment !
Pihaknya sudah membuka kesempatan pendaftarab dalam seleksi calon direksi ini secara transparan. Hal itu dibuktikan dengan diumumkannya di website Diskominfo Kabupaten Sumenep.
Iwan, sapaan akrabnya, menegaskan seleksi kali ini hanya memilih 1 direktur bukan jajaran direksi. Jadi tidak ada Calon Direktur Operasional atau Direktur Keuangan. Para calon direktur itu akan mengikuti seleksi melalui Uji Kompetensi dan Kapatutan (UKK) untuk memilih direktur.
“Jadi sebelum memilih seorang direktur, minimal harus ada 3 calon direktur yang memenuhi syarat dan lolos ditahapan verifikasi administratif. Baru bisa masuk ke tahapan selanjut ya seperti tes tulis, tes wawancara di UKK ini,” pungkasnya.
Sebab sampai saat ini, posisi Direktur PD Sumekar ini masih dijabat Plt Direktur yang juga menjabat Kasatpol PP. Masih dirangkap jabatannya oleh Kasatpol PP. Nanti ketika direktur terpilih terserah direktur apakah butuh Kabag Operasional dan Kabag Keuangan, itu sudah hak prerogatif direktur.
“Sejak pendaftaran ditutup, hanya 4 calon direktur yang melamar. Nanti rapat pansel memutuskan 4 calon direktur itu. Apakah mereka pelamar ini lolos pada seleksi tahapan berikutnya atau tidak?” Kata Pansel yang juga menjabat Kabag Perekonomian ini.
Namun, lanjut Iwan, meski ditutup pendaftaran seleksi calon direktur, tidak menutup kemungkinan masih akan dibuka lagi. Sebab yang dibutuhkan minimal 3 calon yang harus memenuhi syarat (lolos).
“Nah jika nanti dalam proses seleksi itu ada yang memenuhi persyaratan yang ditentukan maka bisa saja dibuka lagi pendaftaran calon Direktur PD Sumekar,” imbuhnya.
Dijelaskan, jika dalam seleksi administratif itu hanya menyisakan 1 pelamar yang lolos atau memenuhi syarat, maka harus dibuka ulang pendaftaran. Sebab minimal 3 calon direksi yang harus memenuhi syarat sesuai Regulasi. Jadi harus minimal 3 calon direktur lolos seleksi administrasi untuk menuju seleksi tahapan UKK berikutnya.
Ketika ditanya ada syarat khusus atau sarat tertentu tidak dalam seleksi calon direktur? Iwan tegaskan tentunya. Seperti disyaratkan tidak terlibat tindak pidana korupsi. Untuk mendapatkan syarat itu tidak mudah juga karena harus mengurus ke Pengadilan Negeri Surabaya bukan Pengadilan Negeri di Sumenep.
Ketika disinggung soal persyaratan lain yang harus dipenuhi pelamar bagi perusahaan sesuai regulasi. Seperti harus punya pengalaman kerja di perusahaan? Iwan menegaskan itu memang disyaratkan pengalaman kerja perusahaan.
“Seperti CV, koperasi dan lain-lain, itu kan juga perusahaan. Soal perusahaan bonafit tidaknya dimana dia bekerja, itu kan nanti bisa diuji kemampuan melalui UKK,” timpalnya.
Aktivis Sosial dan Politik Moh Fadal mengakui jika pola seleksi yang hanya 4 hari saja dibuka, mengindikasikan untuk membatasi para calon pelamar direktur ini. Kapan pelamar mau menyiapkan persyaratan administratif hingga penguasaan materi ujian jika waktunya singkat. “Ini kan terkesan ekslusif,” kata Fadal (Aldo/Gim)




