Suhu Politik 2024 Mulai Memanas, Dua Tokoh Politik Kota Probolinggo Bertemu

Probolinggo blok-a.com – Pemilu serentak yang akan digelar pada 2024 masih dua tahun lagi. Namun suhu politik di Kota Probolinggo mulai memanas. Dua tokoh politik mulai memanaskan mesin politiknya.

Kedua publik figur itu yakni, yang satu pernah menjadi Wali Kota Probolinggo periode 2014-2019, dan satu lagi menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Probolinggo, hingga sekarang.

Kedua tokoh itu adalah Hj. Rukmini Buchori yang merupakan Ketua Pembina Wanita PPP Kota Probolinggo dan Heru Istiadi yang merupakan Ketua Partai Demokrat Kota Probolinggo terpilih dalam Muscab serentak 2022 di Surabaya.

Mereka bertemu dan bersilaturahmi jelang perhelatan Pemilu dan Pilkada 2024.

Pertemuan keduanya itu berlangsung dikediaman Hj. Rukmini Buchori, Minggu (26/6/2022), di jalan Gubernur Suryo Kelurahan Kanigaran Kota Probolinggo. Langsung disaksikan Ketua DPC PPP Kota Probolinggo, David Rosidy, Sekretaris Robit Rijanto, Bendahara Ina Lestari, beserta semua pengurus lengkap.

Heru Istiadi ketika bertemu Ketua Pembina Wanita PPP Kota Probolinggo, Hj. Rukmini Buchori, Minggu (26/6/2022) (foto: blok-a.com/Soni)

Tentunya penuh makna dan memberikan tanya kepada publik, apakah itu merupakan silaturahmi politik menjelang Pemilu dan Pilkada Kota Probolinggo 2024. Ataukah mereka sedang membicarakan peta politik Kota Probolinggo jelang 2024, sehingga mereka sudah harus bersikap terhadap kondisi itu.

“Karena setiap aktivitas seorang politisi, selalu mendapat tanggapan politis dari publik, apalagi kalau politisi itu kerap menjadi buah bibir dalam sebuah diskusi-diskisi lepas di warung kopi,”ujar Sekretaris DPC PPP Kota Probolinggo Robit Rijanto.

Tak hanya itu, Robit Rijanto mengaku karena keduanya adalah perpaduan pejuang sejati yang selalu menjadi formula politik bagi publik dalam menyandingkan pasangan calon kepala daerah. Bahkan, pertemuan itu hanyalah silaturahmi biasa sesama teman yang kebetulan pernah menjadi Wali Kota Periode 2014-2019.

“Namanya juga teman, keduanya sama-sama publik figur sehingga silaturahmi ini adalah hal yang biasa dan selalu harus terjalin. Biarlah publik menilai seperti apa, intinya ada berbagai hal yang dibicarakan,”tandasnya.

Menurutnya, sosok Hj. Rukmini Buchori dan Heru Istiadi digadang-gadang sebagai salah satu pasangan Cawali dan Cawawali yang akan maju di Pilkada Kota Probolinggo 2024. Meski gagal bertarung di Pilkada 2029, namun namanya masih menjadi buah bibir dikalangan masyarakat karena salah satu tokoh yang layak mengisi panggung politik menuju Pilkada 2024.

Disisi lain, PPP akan menggalang koalisi sambil menunggu perolehan kursi di pileg mendatang, jika melihat bahasa para politikus PPP belakangan ini, sepertinya bukan sekadar seremonial dan ujung-ujungnya mereka tetap solid mengusung Hj.Rukmini pada Pilkada 2024.

“Yang jelas ini jawaban sesungguhnya bahwa PPP tetap solid. Hari ini semua pengurus DPC hadir untuk konsolidasi menemui Ketua Persatuan Wanita PPP Hj.Rukmini Buchori,”ucap Robit Rijanto.

Terlebih lagi, Robit Rijanto mengamini ada yang menarik usai pertemuan dua tokoh politik memberikan isyarat akan menjadi ‘King Maker’ dalam Pilkada Kota Probolinggo 2024. Mereka berdua kabarnya siap madep pandito untuk memajukan Bumi Bayuangga lima tahun kedepan.

“Kalau PPP sudah bulat mengusung kader sendiri Hj.Rukmini, sambil fokus menambah kursi DPRD. Tinggal menunggu waktu. Saya instruksikan kepada seluruh kader untuk memenangkan PPP di Pemilu 2024,”tegasnya.

Tak mau kehilangan kesempatan, Demokrat yang sedang berjuang untuk mengulang kejayaan masa lalu juga mulai melakukan manuver. Pasca terpilihnya dalam Muscab serentak 2022 di Surabaya beberapa waktu yang lalu, Heru Istiadi melakukan manuver safari politiknya ikut hadir dalam silaturohim mengikuti jejak PPP Kota Probolinggo.

“Saya hadiri undangan silaturohim sebagai ajang memperkenalkan diri karena terpilih menjadi Ketua Demokrat Kota Probolinggo. Target kedepannya tetap akan mengikuti dinamika yang berkembang, sambil fokus mendapatkan 3 kursi di DPRD,”tuturnya.

Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Probolinggo ini, tak menjelaskan secara terperinci apakah kedatangannya itu akan bermuara pada koalisi.

“Yang jelas sampai saat ini masih melihat momentum politik. Jadi apakah pembicaraan itu akan berubah menjadi kerja sama politik. Saya manut saja, sambil menunggu perkembangan,”pungkasnya.(Inos)

Exit mobile version