Kota Malang, Blok-a.com – Jalan Ijen hingga ruas Jalan Kawi dan Kawi Atas, Kota Malang tepantau macet saat hari Natal, Minggu (25/12/2023)
Menurut pantauan wartawan Blok-a.com, memasuki pukul 14.00 WIB, kepadatan mulai terjadi. Setelah Jalan Tenes belakang Malang Olympic Garden (MOG) mengalami kemacetan, kemudian lalu lintas memadat mamasuki Jalan Kawi.
Lalu lintas didominasi oleh kendaraan roda empat yang merayap. Beberapa di antaranya berbelok kiri untuk berhenti sekadar menurunkan penumpang menuju MOG. Beberapa di antaranya lagi terus melaju. Kemudian, kendaraan roda dua juga memenuhi jalan. Di antaranya berusaha putar balik di depan kantor berita salah satu media lokal di Malang.
Kepadatan kendaraan juga terasa di arah Jalan Kawi menuju Jalan Kawi Atas. Baik dari arah ke timur yang terjadi pertemuan kendaraan dari Jalan Ijen. Juga dari arah sebaliknya, dari jalan Kawi Atas menuju jalan Kawi, dan berbelok ke Jalan Ijen.
Di Jalan Kawi Atas, juga banyak kendaraan tengah berlalu lalang. Banyak mobil berhenti di sisi kiri jalan dari arah Timur, untuk parkir. Sementara itu, kendaraan roda dua terus melaju ke arah Jalan Dieng.
Sementara itu, terpantau Jalan Ijen padat cenderung ramai lancar. Namun, di beberapa titik mendekati persimpangan terpantau padat merayap hingga macet terjadi saat Natal di Kota Malang ini. Yakni titik lampu lalu lintas Rumah Dinas Walikota Malang, dan persimpangan Gereja Ijen.
Berdasarkan yang diberitakan sebelumnya, titik kemacetan juga terjadi mulai dari Jalan Semeru hingga pintu masuk parkiran Malang Olympic Garden, memasuki Jalan Tenes.
Kepadatan mulai terjadi di Jalan Raya Gempol – Malang, di persimpangan Avia. Kemudian, kemacetan terjadi di belokan kanan menuju Jalan Semeru, Kota Malang.
Menurut salah seorang pengguna jalan, Ahwan Maulana, menyebut memang cukup memakan waktu dari rumah ke MOG.
“Rumah saya di Sawojajar, untuk ke sini biasanya dengan mobil, ya, itu 45 menit. Ini tadi 1 jam an lah, ya,” kata dia.
Lelaki berambut putih itu harus menggunakan mobil karena membawa kedua anaknya berlibur.
“Mumpung sempat, ada waktu, anak-anak libur dan saya juga libur jadi meski macet kami menikmati,” ujarnya terkekeh.
Ahwan memilih untuk tetap mengajak kedua putra putrinya berlibur di area kota saja. Pasalnya, dia sempat ingin mengajak ke Kota Batu. Namun, dia khawatir justru terjebak macet lebih lama.
“Awalnya mau ke Jatim Park tapi saya lihat di Google Maps merah-merah di penunjuk jalannya, kan tandanya macet juga. Jadi saya ajak keliling saja. Nggak tahu ini orang darimana kok ke Malang semua,” kata dia. (mg2/bob)




