Kota Malang, blok-A.com – Setelah puluhan tahun tidak mendapatkan juara umum, Kontingen Catur Kota Malang dinobatkan sebagai juara umum di Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Catur ke-54 Jawa Timur 2022. Dari total yang dipeloreh, Kontingen Catur Kota Malang berhasil membawa pulang tujuh medali dalam kejuaraan tersebut.
Bertempat di Kediri yang berlangsung pada 2 – 4 September 2022, Kontingen Catur Kota Malang menurukan sebanyak 76 atlet catur dari Kota Malang, dengan jumlah peserta Kejurprov sebanyak 835 peserta, dari berbagai daerah di Jawa Timur.
Ketua Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kota Malang, Thatit Boedisucahyo mengatakan bahwa tahun 2002, terakhir kalinya melihat Kota Malang sebagai juara umum.
“Waktu tahun 2002, saat dipegang oleh Hj. Sukamto, itu terakhir kalinya Kota Malang menjadi juara umum. Alhamdulillah saya memegang Kota Malang di tahun 2015, tahun ini keluar sebagai juara umum,” ujarnya pada Senin (05/09/2022).
Thatit membeberkan perjuangan para atlit catur Kota Malang, untuk bisa membawa pulang 7 medali sekaligus, bagi Kota Malang.
“Karena kita saring berlatih dan berusaha, kebersamaan dan rasa memiliki satu sama lain, itu muncul mas. Mereka diarahkan oleh pelatih-pelatih terbaik seperti Pak Iqro, Pak Amin , dan lain lain,” ucap Thatit kepada blok-A.com.
Selain itu, sejak Thatit Boedisucahyo menjabat sebagai Ketua Percasi Kota Malang di tahun 2015, tujuh tahun tersebut merupakan perjalanan baginya, untuk mencapai di titik juara umum ini.
“Kemarin di tahun 2017 dan 2018, banyak event yang tidak kalah penting. Di Asia, ada dua atlet juga yang memperoleh emas. Semua itu seperti perjalanan mas, ibarat bayi yang baru merangkak, kan tidak langsung lari,” tuturnya.
Ketua Percasi Kota Malang akan targetkan tiga event terdekat yaitu Popda, Kejurnas dan Asia, yang sudah dipersiapkan jauh-jauh hari. Ia menginginkan bahwa Kota Malang, bisa lebih baik lagi dari tahun-tahun sebelumnya.
Sebagai informasi, Kontingen Catur Kota Malang meraih tiga medali emas dan empat medali perak. Peraih medali emas di antaranya Ken Nahel dari kategori Senior Putri, Nayaka dari kategori Junior Putra A, dan Titah Gayatri dari kategori Junior Putri D.
Sementara peraih medali perak di antaranya Fernanda Putra dari kategori Senior Putra, Kurniawan Umbu dari Junior Putra A, Naura Atikah dari kategori Junior Putri ,B dan Paradigma Aldy dari kategori Junior Putra C.
(mg1/bob)




