Semarak Lomba Urban Farming di RW 12 Kelurahan Purwodadi Kota Malang

Kota Malang, blok-A.com – Warga Rw 12 Kelurahan Purwodadi sambut penilaian
lomba urban farming yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kota melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Malang (Dispangtan).

Dengan adanya urban farming, RW 12 bergotong royong untuk menciptakan lingkungan yang sehat dengan budidaya sayuran, buah buahan hingga tanaman ubi ubian.

Ketua RW 12, Juari, mengatakan adanya urban farming memberi dampak yang positif di wilayah RW 12 mengenai kepedulian warga terhadap lingkungan sekitar.

“Dengan adanya urban farming ini memberi semangat atau motivasi atas kepedulian warga saya terhadap lingkungan sekitar, hal tersebut yang terpenting menurut saya,”

Terlihat antusias warga sangat tinggi, terbukti dari adanya lahan yang subur hasil dari kerja keras warga RW 12 untuk menciptakan tanah yang subur dan menghasilkan tanaman dengan kualitas terbaik.

Seperti yang dipaparkan oleh ketua RW 12, pihaknya mengatakan hasil urban farming ini tidak merekayasa, ini merupakan kerja keras dari warga sekitar.

“Semua ini atas kerja sama antara bapak bapak dan ibu ibu RT 05 dan RT 07, didukung oleh semua warga RT 01 sampai RT 07, mulai dari pembibitan penanaman sampai pemetikan kita kerjakan secara gotong royong,”

Pihaknya juga nenambahkan, gotong royong adalah kunci menurutnya karena tanpa adanya gotong royong urban farming tidak akan tercipta.

“Kunci utama adalah kebersamaan, percuma kita mempunyai dana besar tapi masyarakatnya tidak peduli. Swadaya masayarakat yang seperti ini merupakan harapan saya selaku ketua RW,” ungkapnya.

Pihaknya berharap dengan adanya urban farming ini kepedulian masyarakat terhadap lingkungan meningkat.

“Pemanfaatan lahan yang kosong ini untuk kreatif masayarakat, itulah harapan saya agar masyarakat lebih cinta terhadap lingkungan sekitar,” lanjutnya.

Diakhir pihaknya juga menbahkan, terkait hasil dari urban farming ini tidak hanya menghasilkan tanaman dan buah buahan saha melainkan ada juga dalam bentuk olahan makanan serta prodak lainnya seperti handzanitaizer dan pembersih lantai.

“Banyak warga saya yang mengolah makanan dari bunga telang, ada kue, minuman, makanan tradisional, handsanitaizer dan pembersih lantai juga dari bunga telang, itu semua murni hasil dari tanaman sini dan olahan dari warga RW 12 tidak ada yang beli dari luar,” tutupnya.
(mg2/bob)

Exit mobile version