Blok-a.com – Peristiwa malapetaka dari perayaan Halloween bukanlah suatu hal yang baru. Pesta kostum horor yang selalu diperingati setiap tanggal 31 Oktober ini tak sepenuhnya menyisakan cerita yang menyenangkan.
Seperti diketahui, sebelumnya telah terjadi peristiwa mengenaskan diperayaan Halloween Itaewon, Korea Selatan. Dalam perayaan tersebut, ratusan orang dilaporkan tewas akibat berdesak-desakkan hingga sesak nafas.
Menurut video yang beredar, terlihat ratusan ribu orang yang memenuhi gang sempit di kawasan Itaewon. Sangking penuhnya, mereka bahkan tak ada ruang untuk bergerak hingga terjadi aksi saling mendorong.
Dalam video tersebut juga menunjukkan puluhan korban yang tergeletak di trotoar ketika petugas layanan darurat dan warga sekitar melakukan bantuan CPR untuk menolong korban.
Selain peristiwa Itaewon, ternyata perayaan Halloween juga pernah mendatangkan beberapa kejadian malapetakan hingga memakan korban jiwa.
Dikutip blok-a.com dari berbagai sumber, berikut deretan peristiwa malapetaka dari perayaan Halloween.
- Ledakan Gas Propama di Indianapolis
Salah satu tragedi terburuk perayaan Halloween terjadi di Indianapolis, Amerika Serikat. Saat itu terdapat ratusan orang tengah berkumpul untuk menonton pertunjukan “Holiday on Ice” di Indiana State Fairgrounds Coliseum pada 31 Oktober 1963.
Pada menit-menit terakhir pertunjukan, tangki propana seberat 50 kg meledak di bawah area tempat duduk. Ledakan itu membuat penonton dan puing-puing besar beterbangan ke udara. Dalam peristiwa ini, 74 orang dikabarkan tewas dan lebih dari 400 terluka.
- Penembakan Yoshi Hattori
Yoshi Hattori merupakan seorang pelajar Jepang yang ditembak mati di Baton Rouge, Louisiana. Penembakan itu terjadi pada tahun 1992 ketika Hattori tidak sengaja mendatangi rumah pesta Halloween yang salah.
Melihat orang yang tak dikenal, pemilik rumah, Rodney Peairs pun menembak Hattori hingga tewas. Ia berpikir bahwa Hattori memasuki rumahnya tanpa izin dengan tujuan kriminal.
- Penembakan Kepala Karl Jackson
Pada perayaan Halloween 1998, Karl Jackson (31), pergi bersama pacarnya untuk menjemput anak laki-lakinya yang dari sebuah pesta. Karl merupakan pemuda pendiam yang biasanya menghindari keluar pada Halloween, bukan karena dia terlalu sibuk, tetapi karena dia pikir itu terlalu berbahaya.
Saat mereka menunggu, sekelompok remaja mulai melempar telur ke mobil mereka. Karl memutuskan untuk keluar dan berbicara dengan para remaja tersebut. Tapi saat Karl hendak masuk kembali ke dalam mobil, salah satu dari mereka tanpa diduga mengeluarkan pistol dan menembak Karl tepat di kepalanya.
- Permen Racun Sianida
Ronald Clark O’Bryan merupakan seorang pria Amerika yang dihukum karena membunuh putranya, Timothy (8). Ia membunuh putranya di perayaan Halloween 1974 dengan menggunakan permen beracun potasium sianida.
Pembunuhan itu dilakukannya untuk mengklaim uang asuransi jiwa untuk meringankan masalah keuangannya sendiri, karena ia memiliki hutang yang cukup banyak. Atas perbuatannya itu, ia dijatuhi hukuman mati dan dieksekusi dengan suntikan mematikan pada Maret 1984.
- Dibunuh Oleh Pacar Sendiri
Pada tahun 2004, Lauren Meanza dengan dua temannya, Leslie Ann Mazzara dan Adriane Insogna merayakan pesta Hallowen dengan membagikan permen untuk ‘trick or treat’.
Setelah pesta selesai, ia dan kedua temannya pergi tidur. Namun, saat pukul 02.00 dini hari, Lauren mendengar suara teriakan dari temannya. Saat diperiksa, ia menemukan kedua temannya telah tewas ditikam pisau.
Pembunuhnya adalah tunangan Adriane, Eric Copple, yang melakukan pembunuhan karena dia cemburu pada persahabatan antara Adriane, Leslie dan Lauren.
(hen)




