Resmi Beli Elpiji Harus di Pangkalan, 3.025 Titik ada di Malang

Stok LPG tiga kilogram di pangkalan LPG milik Edi Suprianto habis saat musim kelangkaan, pada Jumat (9/06/2023) (Blok-a.com/Putu Ayu Pratama S)
Ilustrasi stok elpiji tiga kilogram di pangkalan habis.(Blok-a.com/Putu Ayu Pratama S)

Kota Malang, blok-a.com – Kini masyarakat tidak bisa membeli gas Elpiji 3 kilogram (Kg) di warung eceran seperti toko kelontong hingga warung Madura.

Hal itu dikarenakan Pemerintah melalui Kementerian ESDM menetapkan pembelian LPG 3 Kg hanya ada di pangkalan resmi Pertamina dan tidak di pengecer.

Dalam rilis resmi, Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Heppy Wulansari menjelaskan, masyarakat tidak perlu risau untuk mencari pangkalan resmi penjualan Elpiji 3 Kg.

Sebab Pertamina telah menyiapkan link untuk mempermudah mencari pangkalan resmi di rumah terdekat pelanggan.

“Untuk kemudahan masyarakat menemukan pangkalan Elpiji 3 Kg terdekat, kami menyiapkan akses mencari pangkalan terdekat melalui link berikut https://subsiditepatlpg.mypertamina.id/infolpg3kg atau bisa meminta informasi melalui Call Center 135,” jelas ia dalam rilis yang diterima blok-a.com, Senin (3/2/2025).

Terpisah, Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi menambahkan, sebenarnya pembelian di pangkalan resmi ini tentu menguntungkan masyarakat dari segi harga.

Harga yang ditetapkan di pangkalan resmi pastinya sesuai dengan HET yang ada di wilayah masing-masing.

Selain itu, berat dari Elpiji 3 Kg dipastikan juga 3 Kg, tidak ditambah atau dikurangi. Pangkalan pun sudah menyiapkan timbangan, untuk masyarakat memastikan beratnya.

“Untuk pengecer juga dapat menjadi pangkalan setelah memenuhi ketentuan yang berlaku,” tambahnya.

Sementara itu, untuk pangkalan resmi yang ada di Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara Barat sendiri ada 46 ribu lebih.

“Dengan sebaran 36 ribu lebih pangkalan di Jawa Timur, 5 ribu lebih di Bali, dan 4 ribu lebih di Nusa Tenggara Barat,” tambahnya.

Untuk di Malang Raya, yakni Kota Malang, Kota Batu, dan Kabupaten Malang sendiri totalnya 3025 titik pangkalan.

“Malang ada 3.025 titik pangkalan,” tutupnya. (bob)

Exit mobile version