PWI Mojokerto Raya Luncurkan Gerakan Jumat Berkah, Bagi-Bagi Nasi Bungkus ke Warga

Kegiatan Jumat berkah PWI Mojokerto di jalan raya Pekayon depan kantor sekretariat.(Blok-a.com/Syahrul Wijaya)
Kegiatan Jumat berkah PWI Mojokerto di jalan raya Pekayon depan kantor sekretariat.(Blok-a.com/Syahrul Wijaya)

Mojokerto, blok-a.com – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Mojokerto Raya memulai gerakan sosial bertajuk Jumat Berkah, Jumat (13/6/2025). Kegiatan ini menjadi langkah awal para jurnalis di Mojokerto untuk menunjukkan kepedulian sosial secara langsung kepada masyarakat.

Ketua PWI Mojokerto Raya, Aminuddin Ilham, mengatakan kegiatan perdana diisi dengan pembagian 100 nasi bungkus lengkap dengan minuman kepada pengguna jalan dan warga kurang mampu di sekitar sekretariat PWI, Jalan Teratai, Kelurahan Pekayon, Kecamatan Kranggan, Kota Mojokerto.

“Ini adalah bentuk empati sosial dari rekan-rekan jurnalis. Kami ingin berbagi, tidak hanya melalui tulisan, tapi juga lewat aksi nyata,” kata Aminuddin kepada blok-a.com.

Berbeda dari kegiatan sosial yang bersifat seremonial, Jumat Berkah dirancang sebagai agenda rutin setiap pekan. PWI Mojokerto Raya juga membuka peluang kolaborasi dengan komunitas, pelaku usaha, serta lembaga pemerintah dan swasta yang ingin ikut serta dalam gerakan ini.

“Target kami, program ini menjadi gerakan bersama. Ke depan, titik distribusi akan diperluas agar lebih banyak masyarakat yang bisa merasakan manfaatnya,” ujar Aminuddin.

Menurutnya, kegiatan berbagi ini bukan semata soal makanan, melainkan soal membangun solidaritas sosial di tengah kota yang terus bertumbuh.

Gerakan ini juga menjadi refleksi atas peran jurnalis sebagai bagian dari masyarakat yang ikut merasakan dampak ketimpangan sosial, apalagi pasca pandemi dan di tengah tekanan ekonomi yang masih dirasakan sebagian warga.

“Banyak dari kami besar di lingkungan yang keras. Kami tahu betul arti dari bantuan sederhana seperti sebungkus nasi,” tutur salah satu anggota PWI yang terlibat dalam kegiatan.

Koordinator kegiatan, Arif Rahman, menjelaskan bahwa lokasi pembagian nasi bungkus sengaja dipusatkan di depan sekretariat PWI agar masyarakat mengenali keberadaan komunitas wartawan di Mojokerto.

“Harapannya, ada respon positif dari berbagai pihak untuk ikut mendukung gerakan ini,” ujar Arif, yang juga menjabat sebagai Sekretaris PWI Mojokerto Raya.

Ia menambahkan, persiapan kegiatan dimulai sejak pagi hari, dari menyiapkan makanan hingga pengemasan. Sekitar pukul 09.00 WIB, tim mulai membagikan nasi bungkus kepada masyarakat yang melintas.

“Kami berkomitmen agar Jumat Berkah ini berjalan rutin setiap pekan. Ke depan, kami berencana menyasar lokasi-lokasi padat seperti pasar tradisional, terminal, dan kawasan pekerja informal lainnya,” ujarnya.

Aminuddin pun menyampaikan terima kasih kepada seluruh pengurus dan anggota PWI yang telah gotong royong menyukseskan gerakan ini. Ia berharap semangat berbagi ini bisa menular ke lebih banyak kalangan.

“Melalui Jumat Berkah, kami ingin mengajak siapa saja untuk ikut menebar manfaat. Setiap nasi bungkus yang kami bagikan bukan hanya makanan, tapi juga pesan bahwa mereka tidak sendiri,” katanya.

Dengan gerakan ini, PWI Mojokerto Raya ingin menunjukkan bahwa wartawan tak hanya memegang pena dan kamera, tetapi juga punya hati yang peka dan tangan yang terbuka untuk membantu sesama.(sya/lio)

Exit mobile version