Gresik, blok-a.com – Setelah melalui proses audiensi yang cukup alot, PT Linde Indonesia akhirnya sepakat memberikan kompensasi kepada warga terdampak insiden kebocoran cerobong berisi material perlite di Desa Roomo, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik.
Audiensi yang digelar di Balai Desa Roomo, Kamis (7/8/2025), menghasilkan kesepakatan bahwa kompensasi tunai akan diberikan kepada seluruh rumah warga yang terdampak, dengan total nilai lebih dari Rp1 miliar.
Bentuk kompensasi berupa uang tunai senilai Rp1,5 juta untuk rumah warga di RW 1 dan 2 yang masuk kategori terdampak parah. Sementara rumah di RW 3 dan 4 mendapatkan Rp1 juta per rumah. Adapun total jumlah rumah warga di Desa Roomo mencapai 1.142 unit.
“Setelah dibahas secara internal, manajemen memutuskan untuk menyetujui besaran kompensasi yang diusulkan warga. Proses penyalurannya akan dilakukan lewat rekening Pemerintah Desa Roomo,” ujar Kepala HRD PT Linde Indonesia, Anita, Kamis (7/8/2025).
Anita juga menegaskan bahwa proses pemberian kompensasi tidak akan dilakukan per individu, melainkan melalui sistem kolektif desa.
Untuk memastikan transparansi, pihak PT Linde meminta adanya dokumentasi lengkap dari Pemerintah Desa.
“Kami minta dokumentasi tertulis serta salinan fotokopi dokumen kelembagaan desa, termasuk nomor rekening sebagai bentuk akuntabilitas,” tambahnya.
Sementara itu, Plt Ketua BPD Desa Roomo, Zainal Arifin, menyatakan bahwa pihaknya bersama perwakilan warga telah sepakat atas nilai kompensasi tersebut.
“Audiensi ini menjadi bentuk kesepahaman antara warga dan perusahaan. Kami harap proses distribusi bisa berjalan lancar dan tidak menimbulkan gejolak di kemudian hari,” ujarnya.
Kesepakatan ini juga disaksikan oleh perwakilan manajemen PT Linde, jajaran BPD, Ketua RT, dan Ketua RW setempat.(ivn/lio)




