Kabupaten Malang, blok-a.com – Polres Malang menyalurkan bantuan 10 rombong usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) beserta isinya kepada perwakilan koordinator lapangan (korlap) Aremania. Bantuan ini ditujukan untuk mendukung kemandirian ekonomi komunitas suporter sekaligus memperkuat hubungan kepolisian dengan masyarakat.
Penyerahan bantuan dilakukan Kapolres Malang AKBP Rulian Syauri dalam apel sore di Lapangan Apel Mapolres Malang, Rabu (14/10/2026). Sebanyak 10 ketua korlap Aremania dari berbagai wilayah di Kabupaten Malang menerima bantuan tersebut.
Sepuluh penerima bantuan yakni Ali dari Kepanjen, Porong dari Gondanglegi, Yudis dari Pakisaji, Bagas dari Ngajum, Didik dari Turen, Reno dari Wajak, Begy dari Singosari, Duwan dari Pagelaran, Okim dari Lawang, dan Yusuf dari Donomulyo.
Rulian mengatakan, bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian Polri dalam mendukung perekonomian masyarakat. Program itu sekaligus menjadi tindak lanjut arahan Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto. Yakni agar kepolisian tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi warga.
“Bantuan rombong UMKM ini merupakan bentuk kepedulian dan wujud hadirnya Polri di tengah masyarakat. Sebagaimana penekanan Bapak Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto, tugas kepolisian tidak hanya sekadar menjaga keamanan, tetapi juga harus hadir memberi manfaat nyata, memahami kebutuhan warga, serta membantu menyelesaikan persoalan ekonomi masyarakat, termasuk rekan-rekan Aremania,” ujar Rulian.
Rulian menambahkan, penyerahan 10 rombong UMKM tersebut merupakan tahap awal. Polres Malang berencana melanjutkan program serupa agar manfaatnya dapat dirasakan lebih banyak anggota komunitas Aremania di wilayah lain.
“Penyerahan bantuan rombong UMKM kepada 10 korlap hari ini merupakan tahap pertama. Ke depan, program ini akan terus berlanjut ke tahap selanjutnya agar semakin banyak rekan-rekan Aremania di wilayah lain yang merasakan manfaatnya,” tambahnya.
Rulian menjelaskan, pemberdayaan ekonomi menjadi salah satu cara membangun komunikasi yang lebih dekat antara kepolisian dan komunitas suporter. Ia berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan untuk mengembangkan usaha sekaligus memperkuat semangat kebersamaan.
“Kehadiran Polri harus menjadi solusi. Melalui dukungan UMKM ini, kami ingin membangun kepercayaan dan rasa kebersamaan. Hal ini sejalan dengan komitmen Bapak Kapolri yaitu ‘Polisi Bersama Masyarakat’, di mana kita saling bahu-membahu menciptakan lingkungan yang aman, kondusif, dan sejahtera,” jelasnya.
Ia juga berharap kegiatan tersebut semakin mempererat silaturahmi antara Polres Malang dan Aremania. Sekaligus mendorong keterlibatan komunitas suporter dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan foto jajaran Polres Malang bersama para perwakilan Aremania. Melalui program tersebut, Polres Malang berharap sinergi dengan komunitas suporter dapat terus terjaga. Tidak hanya dalam menjaga kondusivitas wilayah, tetapi juga melalui dukungan terhadap kegiatan ekonomi masyarakat.
“Mari kita terus bergandengan tangan, saling mendukung, dan berkontribusi sesuai peran masing-masing untuk Jogo Omah. Merakyat, bersahabat, bermanfaat. Dari Jawa Timur untuk Indonesia,” pungkas Rulian. (yog)









