Petasan Meledak di Probolinggo, Rusak Rumah-Lukai Satu Warga

Probolinggo, blok-a.com – Insiden petasan rakitan yang meledak kembali terjadi. Petasan meledak kali ini terjadi di Jalan Sunan Bonang, Kelurahan Jrebeng Lor, Kecamatan Kanigaran, Kota Probolinggo.

Petasan rakitan yang meledak itu terjadi sekitar pukul 23.45 di Probolinggo, Sabtu (15/4/2023) malam. Masih belum diketahui secara jelas kronologi dan penyebab mercon itu meledak.

Ketua RT setempat, Supianto mengatakan, tidak ada yang tahu persis bagaimana mercon itu bisa meledak. Tiba-tiba warga dikagetkan dengan suara ledakan kencang di tengah malam. Supianto meyakini, suara ledakan itu terdengar hingga radius 5 kilometer.

“Banyak warga datang untuk melihat, bahkan wali kota, Dandim, dan Kapolres Probolinggo Kota melihat langsung kondisi rumah korban,” terang Supianto, Minggu (16/4/2023) dini hari.

Ditemu saat meninjau TKP Bersama Walikota Probolinggo Habib Hadi Zainal Abidin dan Dandim 0820 Probolinggo Letkol Arm. Heri Budiasto, Kapolres Probolinggo Kota AKBP Wadi Sa’bani mengatakan, saat ini pihaknya masih terus melakukan proses penyelidikan terhadap peristiwa tersebut.

Namun, dugaan sementara, petasan tersebut meledak saat diproduksi di sebuah rumah di Probolinggo.

“Intinya ini pembelajaran bagi kita agar tidak main-main dengan bahan peledak, petasan, mercon atau peledak lainnya. Apalagi ukurannya besar, tanpa izin, karena itu sangat berbahaya. Ini ledakannya bahkan tadi terdengar Ketika saya berama bapak Walikota dan Dandim sedang standby di mako Polres” ucap AKBP Wadi Sa’bani S.H S.I.K.

Sementara itu, satu orang yang memproduksi mercon itu dikabarkan terluka parah. Ledakan hebat itu juga menyebabkan rumah korban rusak, seperti tembok yang jebol dan atap yang rusak berat.

Polisi sudah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan meminta keterangan sejumlah saksi. Dari hasil oleh TKP, itu pihaknya mengamankan serpihan petasan yang meledak di Probolinggo.

“Ini menjadi perhatian bagi kita semua, jangan sampai karena ingin menambah penghasilan membuat mercon yang dapat membahayakan nyawanya,” Kata Kapolres