Blok-a.com – Film animasi karya anak negeri, Jumbo berhasil mencapai pencapaian luar biasa dengan menembus 10 juta penonton di bioskop. Angka ini menjadikannya sebagai film Indonesia kedua yang berhasil menyentuh angka tersebut, setelah KKN di Desa Penari yang masih memegang rekor dengan 10,06 juta penonton.
Dilaporkan oleh akun X (Twitter) @cinepoint Jumbo menjadi film kedua Indonesia yang berhasil mencapai penonton 10 juta. Yang menjadi istimewa Jumbo bukanlah film romantis, live action, komedi, ataupun horror. Ini adalah film animasi yang meraih 10 juta penonton.
”The 2nd Indonesian film to ever reach 10 million admissions.. and its an animation.
JUMBO has done what once felt unlikely: made history with heart.
Congrats @jumbofilm_id @VisinemaID this one’s for the books. 🐘✨
(Film Indonesia ke-2 yang mencapai 10 juta penonton.. dan itu adalah animasi.
JUMBO telah melakukan apa yang dulunya terasa mustahil: membuat sejarah dengan sepenuh hati.
Selamat @jumbofilm_id @VisinemaID yang ini tak akan terlupakan. 🐘✨),” tulis akun X itu dilihat blok-a.com, Jumat (30/5/2025).
Sutradara Jumbo, Ryan Adriandhy, turut berbagi kebahagiaan melalui unggahan di akun pribadinya. Ia mengungkapkan rasa syukur dan mendedikasikan pencapaian ini untuk almarhumah ibunya. *”Kita berhasil, Ma. Atas izin Allah, kita berhasil,”* tulisnya disertai foto bersama sang ibu.
Dengan tren penonton yang masih kuat, Jumbo berpeluang untuk menyalip KKN di Desa Penari dan menjadi film Indonesia terlaris sepanjang masa. Film produksi Visinema Studios bersama Springboard dan Anami Films ini membuktikan bahwa karya animasi lokal juga bisa bersaing di box office. (bob)




