Jember blok-a.com – Hujan deras dengan intensitas tinggi dikawasan Gunung Gumitir sejak pukul 16.00 sore Minggu (6)11/2022) menyebabkan dinding diatas jalan longsor. Areal yang mengalami longsor kurang lebih lebar 15 meter dan ketinggian 8 meter.
Longsoran membuat batang pohon yang tumbuh diatasnya juga ikut tumbang. Akibatnya, seorang pengendara motor honda scopy berplat P-5420-QY tertimpa batang pohon tersebut.
Diketahui korban bernama Rangga Pratama (23) warga Kabupaten Banyuwangi.
“Saat kejadian korban melintas dari arah Jember menuju Banyuwangi. Tapi Alhamdulillah korban tidak mengalami luka parah dan masih dapat melanjutkan perjalanan,” kata Sekretaris BPBD Jember Heru Widagdo saat dikonfirmasi di Pusdalops BPBD Jember.
Menurut Heru, saat kejadian dibenarkan olehnya jika curah hujan cukup tinggi.
“Deras banget hujannya, sehingga di lokasi jalur gumitir rawan longsor ataupun pohon tumbang. Sehingga bagi pengendara yang melintas untuk lebih waspada dan hati-hati,” kata Heru.
Terkait kondisi hujan deras di Jalur Gumitir, lanjutnya, terpantau hingga pukul 18.00 WIB curah hujan masih tinggi.
“Bahkan tadi anggota TRC BPBD Jember berangkat ke Jalur Gumitir sejak pukul setengah 5 sore tadi. Karena info dari relawan gumitir ada 2 titik lokasi longsor lainnya. Sehingga masih dilakukan proses asessment,” kata Heru.
Terkait musibah tanah longsor dan pohon tumbang tersebut. Heru menambahkan, jalur lalu lintas masih belum dapat dilalui.
“Laporan terakhir pukul 6 sore jalur lalu lintas masih belum dapat dilalui. Apakah menyebabkan kemacetan panjang, anggota kami masih di lokasi dan untuk arus lalu lintas ditangani langsung oleh Anggota dari Polsek Silo,” katanya.
“Namun bagi pengendara yang akan melintas, saran kami untuk memutar terlebih dahulu lewat jalur Situbondo-Banyuwangi. Atau kalau yang sudah terlanjur melintas nantinya akan diberlakukan sistem buka tutup arus,” imbuhnya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kemacetan kendaraan hingga 7 Km panjangnya.
Sekitar pukul 21.30 malam jalur berhasil dibersihkan oleh petugas gabungan BPBD, TNI dan Polri. Namun demikian hanya kendaraan roda dua saja yang bisa melintas dengan cara bergantian. (Tim)




