Kabupaten Malang, blok-a.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang rencanakan arakan ogoh-ogoh saat perayaan nyepi menjadi destinasti tahunan di Kabupaten Malang.
Rencana tersebut terbentuk setelah mengetahui antusias serta rasa toleransi antar umat beragama cukup tinggi di Kabupaten Malang, khususnya di wilayah Kecamatan Pakisaji yang memiliki jumlah penduduk umat hindu kurang lebih sebanyak 2 ribu itu.
Hal tersebut disampaikan langsung oleh Wakil Bupati Malang, Didik Gatut Subroto saat menghadiri upacara tawur agung.
Dengan adanya rasa toleransi yang cukup tinggi, serta antusias yang cukup besar terhadap perayaan Nyepi dengan upacara Ogoh-ogoh di Kabupaten Malang, Didik berharap, ini dapat menjadi dorongan untuk menyiptakan destinasi baru. Nantinya di harapkan juga dapat mendorong perekonomian Kabupaten Malang.
“Rencananya akan kita coba kolaborasikan, bagaiaman kalau ini kedepan bisa kita jadikan destinasi. Ada sebuah penggabungan, dengan harapan ada nilai ekonomi, nilai pariwisata dan nilai ritual,” terang Didik saat ditemui seusai membuka perayaan tawur agung di Lapangan Wonokerso, Pakisaji Kabupaten Malang, Selasa (21/03/2023).
Terlebih, dikatakan Didik, Kecamatan Pakisaji merupakan salah satu kecamatan yang memiliki jumlah penduduk hindu cukup besar di Kabupaten Malang.
Rencananya, destinasi tersebut akan dikonsep dengan sedemikian rupa. Terlebih, jika perayaan tersebut dapat di pusatkan di wilayah Lapangan Wonokerso, ia optimis event tahunan tersebut akan meraup nilai ekomomi yang cukup besar.
“Mungkin bisa dilaksanakan satu hari atau dua atau tiga hari sebelum proses perayaan nyepi. Jadi pameran tetap berjalan. Ogok ogoknya sebagaian keluar dan sebagian di sisakan untuk di pamerkan atau semacamnya,” imbuh Didik.
Tak hanya menyerap nilai ekonomi, rencana destinasi ini juga di harapkan dapat memunculkan multi efek. Salah satunya yakni menciptakan kerukunan umat beragama yang semakin erat.
Senada dengan Didik, Camat Pakisaji, Endah Sriyati mengatakan kerukunan umat beragama di Kecamatan Pakisaji cukup tinggi. Hal tersebut dibuktikan dari adanya beberapa kali acara keagamaan yang melibatkan umat agama lain.
“Seperti saat ini, untuk acara agama hindu, teman-teman agama lain sama sama membantu dan mengamankan jalannya perayaan. Sama-sama memberikan rasa aman untuk bisa melakukan kegiatan keagamaan yang umat agama lain rayakan,” terang Endah saat dikonfirmasi sesuai mengikuti upacara tawur agung, Selasa (21/03/2023).
Menanggapi arahan Wabup terkait destinasi baru, tentunya hal tersebut disambut baik oleh Endah.
Potensi destinasi yang masih dalam tahap perencanaan itu tentunya akan didukung penuh, salah satunya sebagai bentuk peningkatan perekonomian Kabupaten Malang, khusunya Kecamatan Pakisaji.
“Ini baru kali pertama dilakukan di Lapangan Wonokerso. Namun, kalau melihat seperti ini potensinya luar biasa. Seperti arahan dari Bapak Wakil Bupati, tentunya akan menjadi event dari Kecamatan Pakisaji yang mengerucut dari event Kabupaten Malang,” tutupnya.
(ptu/bob)




