Jombang, blok-a.com – Persiapan seremonial pembukaan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, terus dimatangkan. Salah satu agenda utama tersebut mengalami perubahan jadwal dari semula malam hari menjadi sore hari.
Berdasarkan surat edaran terbaru Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) tertanggal 26 Agustus 2026, seremonial pembukaan Muktamar ke-35 NU yang sebelumnya dijadwalkan berlangsung pukul 20.00 WIB dimajukan menjadi pukul 15.00 WIB.
“Perihal Penyampaian Jadwal dan Materi Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama, bersama ini kami sampaikan bahwa terdapat perubahan waktu pelaksanaan Seremonial Acara Pembukaan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama,” demikian bunyi surat edaran PBNU tersebut.
Seremonial pembukaan dijadwalkan berlangsung di Lapangan Untung Suropati, kompleks Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas.
Acara tersebut rencananya dihadiri Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, ribuan muktamirin, serta undangan dari berbagai daerah di Indonesia dan mancanegara.
Berdasarkan hasil Rapat Koordinasi Pengamanan Wilayah (Rakorpamwil) VVIP di Kantor Pemerintah Kabupaten Jombang, rombongan Presiden Prabowo dijadwalkan tiba di lokasi acara sekitar pukul 14.45 WIB.
Presiden Prabowo dijadwalkan bertolak menggunakan Pesawat Kepresidenan dan mendarat di Bandara Juanda, Surabaya, sekitar pukul 13.50 WIB. Dari Surabaya, perjalanan kemudian dilanjutkan menggunakan helikopter menuju Stadion Merdeka Jombang.
Sementara itu, titik pendaratan helikopter atau helipad untuk Wakil Presiden disiapkan di Lapangan Sepak Bola Tampingmojo, Jombang.
Seremonial pembukaan Muktamar dijadwalkan berlangsung hingga pukul 16.50 WIB. Setelah rangkaian acara selesai, rombongan VVIP dijadwalkan bertolak kembali menuju Surabaya.
Perubahan jadwal pembukaan juga diikuti dengan peningkatan pengamanan di sejumlah akses menuju kawasan Muktamar.
Menjelang kedatangan rombongan VVIP, petugas gabungan memperketat pengamanan dan melakukan sterilisasi di jalur utama menuju kompleks Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas.
Di sejumlah titik penyekatan, petugas membatasi kendaraan yang dapat melintas. Kendaraan yang diperbolehkan masuk terutama yang mengangkut muktamirin serta pihak-pihak yang memiliki kepentingan langsung dengan pelaksanaan Muktamar.
Penataan tersebut turut berdampak pada kondisi arus lalu lintas di sekitar Tambakberas. Jalan utama Jombang–Lamongan yang sebelumnya sempat dipadati kendaraan dan aktivitas parkir kini terlihat lebih tertib dan steril.
Sterilisasi dilakukan untuk memastikan akses bagi rombongan VVIP sekaligus mendukung kelancaran mobilitas peserta Muktamar.
Pantauan di lokasi menunjukkan persiapan fisik untuk seremonial pembukaan juga terus dilakukan. Sebuah tenda berukuran besar telah berdiri di Lapangan Untung Suropati untuk menampung ribuan muktamirin dan undangan.
Sementara itu, aktivitas di area registrasi peserta masih berlangsung. Para muktamirin dari berbagai daerah terus berdatangan untuk menyelesaikan proses administrasi sebelum mengikuti rangkaian Muktamar.
Dengan perubahan jadwal tersebut, seluruh unsur panitia, petugas keamanan, peserta dan undangan kini melakukan penyesuaian agar seremonial pembukaan Muktamar ke-35 NU dapat berlangsung tertib dan lancar.
Muktamar ke-35 NU di Tambakberas menjadi salah satu agenda penting organisasi yang mempertemukan para ulama, pengurus, kader dan muktamirin dari berbagai daerah untuk membahas sejumlah persoalan strategis sekaligus menentukan arah kepemimpinan dan perjalanan NU ke depan.(Sya)




