KOTA BATU – Jajaran kepolisian Polres Batu melakukan pengamanan secara ketat di gereja-gereja pada perayaan Paskah tahun ini. Hal ini dilakukan setelah terjadinya bom bunuh diri di depan gereja Katedral Makassar beberapa waktu lalu. Selain itu sejumlah aksi teror juga sempat terjadi, salah satunya di area Mabes Polri pada Rabu (31/3).
Pihak kepolisian pun meningkatkan kesiapsiagaan dan kewaspadaan pengamanan, baik di markas maupun kegiatan masyarakat seperti tempat ibadah. Pasalnya dari aksi teror sebelumnya, tempat ibadah masih sering dijadikan sasaran terduga teroris dalam menjalankan aksinya.
“Kita cek pengamanan gereja hari ini untuk memastikan pelaksanaan perayaan Paskah yang dilaksanakan secara serentak di beberapa gereja yang ada di wilayah Kota Batu terjamin keamanan dan keselamatan jemaatnya,” kata Kapolres Batu, AKBP Catur C Wibowo SIK MH, Jum’at (2/4).
Catur memeriksa sejumlah gereja yang akan menggelar ibadah Jumat Agung dan Paskah pada Minggu (4/4). Diantaranya gereja GKJW Batu, GKRI Junrejo, GPDI Sejahtera Junrejo dan GPIB Trunojoyo Kota Batu. Pihaknya juga berpesan kepada pengurus gereja agar lebih teliti kepada jemaat yang akan melaksanakan ibadah.
“Jika ada yang mencurigakan atau bukan bagian dari jemaat, silahkan untuk diperiksa atau dilaporkan kepada anggota kepolisian yang melaksanakan mengamankan,” imbuhnya.
Kapolres menambahkan pihaknya tak sendiri dalam melakukan pengamanan gereja, namun sejumlah anggota dari TNI, Banser maupun Ansor juga turut adil dalam mengamakan pelaksanaan ibadah di gereja.
“Silahkan laksanakan ibadah dengan tenang dan khusyuk serta tidak usah panik, meskipun di tempat lain pelaksanaan ibadah gereja telah diwarnai aksi terorisme, Kami akan memberikan pengamanan yang maksimal atas serangkaian kegiatan perayaan paskah ini,” pungkasnya.
Sebelum pelaksanaan perayaan ibadah Paskah, pihaknya juga telah melakukan sterilisasi gereja yang dilakukan oleh anggota sat Sabhara Polres Batu. Ini sebagai bentuk kesiapan pengamanan dari TNI-Polri bagi umat yang beribadah di gereja yang ada di Kota Batu.
“Karena masih dalam suasana pandemi covid 19, personel TNI dan Polres Batu bersinergi dalam mengamankan tempat ibadah. Patroli gabungan juga dilaksanakan untuk menjaga keamanan wilayah dan tetap menghimbau untuk mematuhi protokol kesehatan,” terangnya.
Pihaknya pun memastikan pengamanan tempat ibadah gereja akan dilakukan hingga kegiatan Paskah selesai.




