Pasca 3 Orang Disporapar Positif Covid-19, Dinkes Kota Malang Lakukan Tracing Ketat

Kadinkes Kota Malang Dr Husnul Muarif
Kadinkes Kota Malang dr Husnul Muarif - Foto: Pungky Ansiska

KOTA MALANG – Setelah adanya tiga orang dari Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Malang terkonfirmasi positif Covid-19, tim Satgas Covid-19 Kota Malang bergerak cepat dengan melakukan tracing. Tracing ini dilakukan kepada seluruh staf yang ada di Dinas tersebut.

Sebelumnya ada tiga staf dari Disporapar Kota Malang yang terkonfimasi positif. Ketiganya yakni kepala dinas, salah satu kepala seksi dan seorang sopir.

“Untuk di Disporapar sudah terdeteksi ada tiga orang yang terkonfirmasi positif. Dua orang ada di safe house dan satu orang ada di Rumah Sakit,” terang Jubir Satgas Covid-19 Kota Malang, dr. Husnul Muarif, Selasa (10/11).

Lebih lanjut setelah diketahui adanya karyawan yang terkonfimasi positif Covid-19, kantor Disporapar langsung ditutup untuk melakukan general cleaning, atau penyemprotan disinfektan secara menyeluruh. Bahkan, penyemprotan tersebut dilakukan secara berulang di area yang menjadi tempat karyawan terkonfirmasi positif covid-19 bekerja. Sehingga, membutuhkan waktu yang cukup lama.

“Penyemprotan disinfektan dilakukan oleh BPBD, mulai dari pintu barat ke timur dan membutuhkan waktu selama dua hari. Mungkin hari ini, sudah dibuka kembali,” kata dia.

Selain melakukan penyemprotan disinfektan, upaya lain untuk mencegah penyebaran covid-19 di lingkungan kantor Disporapar Kota Malang, yakni dengan melakukan tracing.

“Kalau untuk tracing, dari pihak internal Disporapar sudah dilakukan, yakni dengan rapid test terhadap 40 orang karyawan, hasilnya non reaktif,” tegas dia.

Sampai saat ini, lanjut dia, pihaknya masih mengidentifikasi darimana penyebaran covid-19 di lingkungan Kantor Disporapar Kota Malang itu berasal.

“Tracing masih berjalan, masih belum diketahui berasal darimana. Apakah ada perjalanan keluar kantor atau dari kegiatan yang diadakan. Bahkan, kami juga melakukan tracing siapa saja yang melakukan kontak erat, baik di lingkungan tempat tinggal maupun lingkungan kantor,” pungkas dia.

Exit mobile version