Panitia TPS di Gresik Pakai Seragam Sekolah – Sediakan Layanan Jemput Lansia

Ibu Absah mendatangi TPS 03 kelurahan Bedilan setelah dijemput anggota PPS di rumahnya. (blok-a.com/Ivan)
Ibu Absah mendatangi TPS 03 kelurahan Bedilan setelah dijemput anggota PPS di rumahnya. (blok-a.com/Ivan)

Gresik, blok-a.com – Berbagai upaya dilakukan Panitia Pemungutan Suara (PPS) untuk menarik partisipasi Daftar Pemilih Tetap (DPT). Seperti yang terlihat di TPS 03 Kelurahan Bedilan, Kabupaten Gresik.

Panitia di TPS yang berlokasi di gedung TK-SD Setia Budi, Jalan Dr. Setia Budi, ini mengenakan seragam sekolah dan guru pada hari pencoblosan, Rabu (27/11/2024).

Ketua Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) TPS 03, Faridatul Fitriyah, menjelaskan bahwa konsep ini diusung untuk memperingati Hari Guru yang jatuh pada 25 November.

“Temanya Anak Sekolah, jadi panitia menggunakan seragam sekolah dan ada juga yang memakai seragam guru. Hal ini dalam rangka memperingati dan memeriahkan Hari Guru,” ujar Faridatul Fitriyah.

Selain menampilkan tema unik, TPS 03 juga menyediakan layanan khusus bagi lansia yang masuk dalam 505 DPT di lokasi tersebut.

Layanan ini mencakup penjemputan langsung ke rumah menggunakan kereta kelinci atau odong-odong.

“Untuk melayani para lansia yang mungkin kondisi fisiknya kurang memungkinkan, kami lakukan penjemputan melalui panitia pendamping ke rumah masing-masing DPT menggunakan kereta kelinci,” kata Faridatul.

Faridatul menambahkan, inisiatif tersebut dibiayai secara mandiri oleh panitia untuk memastikan para lansia dapat menggunakan hak pilih mereka.

“Semoga dengan layanan ini bisa memaksimalkan kehadiran DPT untuk melaksanakan hak pilihnya sebagai warga Kabupaten Gresik di TPS ini,” tuturnya.

Layanan ini pun mendapat apresiasi dari warga, salah satunya Absah (70), warga RT 002/004 Bedilan, yang merasa terbantu dengan fasilitas tersebut.

Absah mengaku senang, dengan adanya layanan penjemputan ini, ia yang mengalami kesulitan berjalan bisa tetap menyalurkan hak pilihnya di TPS tersebut.

“Tadi dijemput di rumah, naik odong-odong, ada yang mendampingi dari panitia. Saya berangkat untuk mencoblos agar Gresik bisa mendapat pemimpin yang baik bagi warganya,” ujar Absah.(ivn/lio)

Exit mobile version