BLOK-A – Sebutir telur mengandung beragam manfaat baik untuk tubuh. Mulai dari bagian kuning hingga putih telur, semuanya kaya akan protein, vitamin, dan mineral. Melansir WebMD, Selasa (1/9), dari sebutir telur Anda dapat memperoleh asupan 75 kalori, 7 gram protein, 5 gram lemak, dan 1,6 gram lemak jenuh. Selain itu terdapat zat besi, karotenoid, selenium, vitamin D, B6 dan B12, dan zinc.
Selain itu, putih telur juga kerap dikonsumsi untuk meningkatkan massa otot karena kandungan proteinnya yang tinggi.
Bagian kuning telur biasanya dihindari karena bisa meningkatkan kadar kolesterol. Namun bukan berarti bagian putih telur bisa bebas dikonsumsi terlalu banyak. Ada beberapa efek samping yang patut diwaspadai.
1. Risiko alergi
Dikutip dari Times of India, mengonsumsi terlalu banyak putih telur bisa mengakibatkan reaksi alergi khususnya pada anak-anak. Biasanya, reaksi alergi berupa gatal, ruam, hidung mengeluarkan ingus dan gatal serta mata berair.
Meski jarang terdapat kasus seperti ini, reaksi alergi bisa menimbulkan syok anafilaktik. Reaksi alergi mengakibatkan penurunan tekanan darah secara drastis. Kemudian tenggorokan dan wajah membengkak yang bisa berakhir dengan kematian.
2. Keracunan bakteri Salmonella
Konsumsi telur sebaiknya dalam keadaan matang. Telur yang dikonsumsi dalam kondisi mentah berisiko tercemar bakteri Salmonella. Bakteri ini bisa ditemukan pada bagian putih telur atau cangkangnya.
Salmonella menimbulkan masalah pada pencernaan. Melansir Mayo Clinic, biasanya orang yang terinfeksi Salmonella tidak mengalami gejala tertentu. Sedangkan yang lain bisa mengalami diare, demam dan kram perut dalam 72 jam. Untuk mereka yang daya tahan tubuhnya bagus, gejala bisa hilang tanpa pengobatan apapun.
Untuk membunuh Salmonella, sebaiknya telur dimasak agak lama dan dalam suhu tinggi.
3. Mengurangi penyerapan biotin
Selain risiko infeksi Salmonella, konsumsi telur mentah bisa mengurangi penyerapan biotin. Biotin atau vitamin B7 terdapat dalam berbagai macam makanan. Vitamin ini berperan dalam pertumbuhan dan kesehatan kulit, rambut, mata, ginjal dan sistem saraf. Biotin pun berfungsi dalam pembentukan energi.
Putih telur mentah mengandung protein avidin. Protein ini bisa menghentikan penyerapan biotin tubuh.
4. Kelebihan asupan protein
Protein baik untuk tubuh, namun asupan protein sebaiknya sesuai takaran harian. Asupan berlebihan malah menimbulkan masalah kesehatan terutama bagi mereka yang memiliki masalah dengan ginjal. Protein berlebih bisa menimbulkan terlalu banyak residu pada darah sehingga ginjal harus lebih bekerja keras untuk membersihkannya.
5. Konstipasi
Meski mengandung banyak nutrisi penting, konsumsi terlalu banyak putih telur bisa mengakibatkan konstipasi. Telur tidak memiliki cukup kandungan serat. Kekurangan serat bisa membuat Anda sulit buang air besar. Sebaiknya imbangi konsumsi telur dengan menu lain seperti sayuran, buah dan cukup asupan cairan.




