KOTA BATU – Batu Love Garden (Baloga) yang menjadi surga bagi tanaman-tanaman tropis memiliki banyak sekali jenis buah yang berkhasiat. Salah satunya adalah buah unik yang banyak ditemui di Indonesia, yakni kelengkeng.
Kelengkeng adalah tanaman buah-buahan yang berasal dari daratan Asia Tenggara. Buahnya bulat, berwarna coklat kekuningan dan hampir gundul tanpa bulu.
Selain itu, daging buahnya (arilus) tipis berwarna putih dan agak bening. Pembungkus biji berwarna coklat kehitaman, mengkilat. Terkadang, buah kelengkeng berbau agak keras.
Pohon kelengkeng dapat mencapai tinggi 40 meter dengan diameter batangnya hingga sekitar 1 meter.
Buah kelengkeng ini banyak dimakan dalam keadaan segar dan dingin. Buah kelengkeng, terutama yang berdaging tebal dan besar, dikalengkan dalam sari buahnya di Thailand, Taiwan dan Tiongkok, dengan variasi ditambahkan gula atau tidak.
Buah kelengkeng juga bisa diolah lagi dengan dikeringkan, yakni untuk dijadikan bahan pembuat minuman penyegar.
Seperti halnya lerak, biji kelengkeng yang mengandung saponin kadang-kadang dimanfaatkan untuk mencuci rambut.
Biji, buah, daun dan bunga kelengkeng juga berkhasiat dan dapat digunakan sebagai bahan obat tradisional, terutama dalam ramuan Tiongkok. Daunnya mengandung quercetin dan quercitrin.
Selain buah, kayu dari pohon kelengkeng dan kayu bedaro (Dimocarpus malayensis) merupakan kayu yang cukup baik untuk konstruksi ringan dalam rumah dan bahan perkakas.



