WSL Championship 2022 Dibuka Menpora Zainuddin Amali

Banyuwangi blok-a.com – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), resmi membuka tingkat dunia lomba selancar (World Surf League) WSL Championship Tour 2022 di Pantai Plengkung (G-Land), Jum’at (27/5 /2022)

Zainuddin Amali sangat berterima kasih kepada Pemkab Banyuwangi atas terselenggaranya event tingkat dunia ini.

“Suatu kebanggaan buat kita semua, saya sangat berterima kasih kepada Banyuwangi atas kegigihannya menggelar event internasional ini,” kata Menpora RI, Zainuddin Amali disamping bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestandani Azwar Anas.

Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestandani ketika memberikan sambutan di acara pembukaan WSL Championship Tour 2022. (Foto : Istimewa)

Bahkan peselancar tingkat dunia sudah berdatangan sebelum acara ini dibuka. Mereka dari Brazil, Amerika serikat, Australia, Jepang, Afrika Selatan, Perancis, Hawaii hingga Afrika Selatan.

Zainuddin Amali mengungkapkan, event internasional yang digelar oleh Banyuwangi bukan kali ini saja. Bahkan Banyuwangi sudah berpengalaman menggelar event tingkat internasional, seperti Banyuwangi Internasional BMX, Tour de Banyuwangi Ijen, Kite Surfing Internasional, dan beberapa ajang tingkat internasional lainnya.

Salah satu peserta WSL Championship Tour 2022 melakukan atraksi di Pantai Plengkung.

“Untuk ajang Your se Banyuwangi Ijen Banyuwangi mendapat nilai excellent dari Persatuan Sepeda Dunia (UCI),” paparnya.

Lanjut Menpora sesuai arahan dari Presiden Joko Widodo pihaknya harus mendukung sport tourism.

“Arahan dari bapak Jokowi, kami harus mendukung sport tourism. Atas arahan itu kami mendorong agar event olahraga internasional dari ke Indonesia, seperti WSL yang digelar oleh Pemkab Banyuwangi ini,” ujarnya.

Zainuddin Amali menjelaskan, jika event internasional ini terus dilaksanakan di Indonesia akan mampu mendongkrak ekonomi.

“Kekayaan alam atau potensi Indonesia untuk kegiatan sport tourism itu sangat banyak. Jika ajang internasional ini terus dilaksanakan kita mendapat manfaatnya dari segi ekonomi,” tandasnya.

Bahkan Menpora RI Zainuddin Amali mendorong Pemkab Banyuwangi lebih mengembangkan lagi event ini, dan tahun mendatang WSL kembali digelar.

“Tahun depan, laksanakan lagi event WSL Championship Tour ini, olahraga selancar ini masuk di perlombaan Olimpiade,” ungkapnya.

Ditempat yang sama, bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestandani mengatakan pihaknya sangat berterima kasih sekali atas dukungan dari Menpora RI, Zainuddin Amali.

“Terima kasih Pak Menpora, dan saya juga sangat berterima kasih kepada banyak pihak yang memberi dukungan atas terselenggaranya WSL ini,” ucap Ipuk.

Ipuk mengungkapkan, WSL Championship Tour bisa jadi ajang pemilihan ekonomi.

“Banyak event sport tourism yang digelar oleh Banyuwangi sangat berdampak positif untuk pemulihan ekonomi,” ungkapnya.

Penampilan Tari Gandrung dan taring Barong sebagai pertanda pembukaan WSL Championship Tour. Tari khas Banyuwangi yang dibawakan oleh penari Banyuwangi itu menceritakan tentang Taman Nasional Alas Purwo (TNAP). Mereka menari dengan luwes membuat peserta WSL dan touris manca negara yang hadir ditempat ituz berdecak kagum, dan mendapat aplaous dari seluruh orang yang hadir ditempat itu. (*)

Exit mobile version