Surabaya, blok-a.com – Terminal Purabaya, yang terletak di Bungurasih, Sidoarjo, tetap menjadi salah satu terminal tersibuk di Jawa Timur. Sebagai pintu gerbang utama transportasi darat di Surabaya dan sekitarnya, terminal ini melayani ribuan penumpang setiap harinya, baik dari dalam maupun luar provinsi.
Dengan banyaknya armada bus yang beroperasi, Terminal Purabaya menyediakan layanan transportasi antar kota dalam provinsi (AKDP) hingga antar kota antar provinsi (AKAP). Dengan tujuan ke kota-kota besar seperti Jakarta, Bandung, Semarang, Yogyakarta, hingga Bali.
Fasilitas Modern untuk Kenyamanan Penumpang
Dalam beberapa tahun terakhir, Terminal Purabaya mengalami banyak pembenahan untuk meningkatkan pelayanan. Fasilitas modern seperti ruang tunggu ber-AC, area khusus ibu dan anak, hingga loket tiket elektronik kini tersedia untuk memudahkan penumpang.
Selain itu, sistem informasi berbasis digital juga diterapkan untuk memberikan jadwal keberangkatan secara real-time. Untuk mendukung kenyamanan penumpang, terminal ini juga memiliki area kuliner dengan berbagai pilihan makanan khas Jawa Timur, fasilitas ATM, tempat ibadah, dan parkir yang luas.
Penampilan Terminal Purabaya saat ini semakin elegan seiring berkembangnya zaman. Saat ini terlihat lebih bersih, megah, dan rapi. Dengan lobi dan atap yang megah, terminal ini terdiri dari dua lantai.
Di lantai satu, pengunjung dapat menemukan banyak outlet penjual makanan, pembelian tiket bus jarak jauh, toilet, dan area tunggu moda transportasi online. Selanjutnya di lantai kedua pengunjung akan mendapati indomaret point, area tunggu yang luas mirip dengan ruang tunggu penumpang pesawat di bandara, sekaligus dapat menyaksikan beberapa bus di setiap shelternya.
Di dalamnya, terdapat beberapa fasilitas penunjang lain, seperti garbarata atau lorong yang menghubungkan terminal ke area penjemputan penumpang, area menyusui, area merokok, ATM center, pusat informasi, dan toilet dan mushola di setiap lantai. Bahkan, Mall Ramayana Bungurasih, yang berada di area Terminal Purabaya, dapat ditempuh dengan mudah.
Melayani Berbagai Rute Perjalanan 24 jam Nonstop
Banyaknya rute dan trayek yang dilayani membuat Terminal Purabaya menjadi terminal tersibuk di Jawa Timur. Di Terminal Purabaya, ada beberapa jenis transportasi yang beroperasi. Ini termasuk angkutan kota, Bus Rapid Transit (BRT) Suroboyo, angkutan pemadu moda bandara, bus kota, dan bus antarkota seperti bus antarkota, Antarkota Dalam Provinsi (AKDP) dan Antarkota Antarprovinsi (AKAP).
Untuk memudahkan penumpang menemukan bus yang sesuai dengan tujuan mereka, Terminal Purabaya (Bungurasih) memiliki sistem pembagian shelter bus. Berikut adalah informasi umum tentang pembagian shelter bus di Terminal Bungurasih:
- Shelter Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) Shelter ini melayani rute bus yang menghubungkan kota-kota di dalam Provinsi Jawa Timur, seperti:
- Bagian barat: Nganjuk, Madiun, Kediri, dan Ponorogo.
- Bagian timur: Malang, Blitar, Probolinggo, Jember, dan Banyuwangi.
- Bagian utara: Gresik, Lamongan, dan Tuban.
- Bagian selatan: Tulungagung, Trenggalek dan Pacitan.
Bus yang membawa penumpang ke tujuan ini dapat ditemukan di shelter tertentu yang diberi papan penanda berdasarkan wilayah atau kota tujuan.
2. Shelter Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) Shelter AKAP melayani rute ke luar Jawa Timur, seperti:
- Jawa Barat: Bandung, Cirebon, dan Bogor, Indramayu
- Jawa Tengah: Yogyakarta, Solo, Semarang, Purwokerto dan Pekalongan.
- Jakarta: Kampung Rambutan, Pulo Gebang, dan Terminal Kalideres.
- Pulau-pulau tambahan termasuk Bali, Lombok, dan Sumatra, yang mencakup Lampung hingga Medan.
Untuk mempermudah pengelolaan lalu lintas dan penumpang, shelter AKAP dipisahkan dari shelter AKDP.
3. Shelter Bus Kota dan Shuttle Bus Kota: Melayani rute di Surabaya dan daerah sekitarnya, seperti Sidoarjo, Gresik, dan Mojokerto.
Petunjuk Informasi
- Papan Informasi Elektronik: Di terminal Bungurasih, ada papan digital yang menunjukkan jadwal keberangkatan bus dan lokasi bus sesuai tujuan.
- Petugas Terminal: Petugas terminal tersedia untuk membantu penumpang dan memberikan arahan dan informasi tentang shelter bus.
- Penandaan Shelter: Setiap shelter ditandai dengan jenis layanan bus dan rute. Penumpang hanya perlu mengikuti penunjuk arah di terminal.
Tips untuk Penumpang
- Pastikan Anda datang lebih awal untuk mencari shelter sesuai tujuan.
- Periksa jadwal keberangkatan dan nomor bus di loket atau papan informasi.
- Hindari calo dan pastikan membeli tiket resmi di loket yang tersedia.
Pembagian shelter ini bertujuan untuk memudahkan alur pergerakan penumpang dan menghindari penumpukan di area tertentu.
Penulis: Tegar Putra F (Mahasiswa Magang UTM)




