Mau Temui Ceweknya, Pria Asal Kota Lama Malang Sampai Rusak Genteng 7 Rumah Warga Sampai Dikira Maling

Mau Temui Ceweknya, Pria Asal Kota Lama Malang Sampai Rusak Genteng 7 Rumah Warga Sampai Dikira Maling
Mau Temui Ceweknya, Pria Asal Kota Lama Malang Sampai Rusak Genteng 7 Rumah Warga Sampai Dikira Maling

Kota Malang, Blok-a.com – Ibarat pepatah sudah jatuh tertimpa tangga . Dan pepatah ini cocok untuk pemuda berinisial JF ( 24 ) asal Jalan Muharto Kelurahan Kota Lama Kecamatan Kedungkandang , Kota Malang.

Kenapa tidak JF sempat dihajar warga Kelurahan Ciptomulyo gegara dikira maling saat terlihat d iatap rumah warga pada malam hari dengan tujuan berkunjung kerumah ceweknya lewat atap rumahnya.

Ceritanya begini, wartawan blok-a.com menemui ketua RT 10  Suharnanto , Kelurahan Ciptomulyo Kecanatan Sukun , di rumahnya mengenai peristiwa ini, Selasa (4/7/2023) malam .

Suharmanto mengatakan , peristiwa ini berawal saat JF ( 24 ) pada hari Minggu (3/7/2023) sekitar pukul 20.15, berniat menemui teman ceweknya berinisial IR (24) untuk meminjam uang. Bahkan JF sempat mengetuk pintu rumah IR tapi tak kunjung dibukakan.

“Karena pintu rumah ngak kunjung dibuka ,JF memutuskan nekat masuk lewat lantai 2 rumah IR dengan cara memanjat atap rumah sebelah bisa dijangkau. Saat baru berhasil sampai atap, warga melihat JF dan mengira dirinya maling,” kata Ketua RT 10 kepada blok a com , Selasa (4/7/2023) malam.

Lanjut, sampai di atap sebelah rumah IR, warga melihat aksi JF dan dikira maling. Dari situ, warga ramai-ramai berdatang dan mengejar JF yang memutuskan kabur melewati genting rumah warga. Saat menginjak-injak atap rumah warga itulah JF diduga berulangkali terperosok karena atapnya jebol.

“Di bagian lututnya ada luka gores. Mungkin dia berulang kali terperosok saat menginjak atap sampai jebol itu,” beber Suharnanto.

Namun upaya melarikan diri itu tidak berhasil, JF berhasil tertangkap saat berada di balkon salah satu rumah warga. Beberapa pukulan sempat dilayangkan warga pada JF dan akhirnya dia digiring ke rumah Suharnanto selaku ketua RT setempat untuk ditindaklanjuti.

“Namanya massa ada yang bisa ditenangkan ada juga yang lepas kendali. Tapi yang jelas gak sampai babak belur,” ujar pria paruh baya berusia 50 tahun tersebut.

Lanjut , JF digiring kerumah saya dan diputuskan untuk menghubungi Bhabinkamtibnas, terus sama pak bhabin ditelponkan Polsek Sukun dan dibawa ke sana. Saya juga sempat datang ke sana untuk memberi keterangan.

Sesampai di Polsekta Sukun , warga yang menangkap dan sempat menghajar pemuda itu bersepakat damai asalkan JF mengganti rugi kerusakan di rumah warga.

“Total ada 7 rumah yang atapnya jebol dan satu di antaranya cukup parah. (JF) sudah kami temukan dengan warga dan sepakat berdamai serta harus membayar ganti rugi Rp 1,5 juta untuk ongkos perbaikan genting rumah warga,” pungkasnya

Kirim pesan
Butuh bantuan?
Hai, apa kabar?
Apa yang bisa kami bantu?