‘Malang 108 Rise and Shine’ di Kayutangan Heritage Sukses Digelar

Kota Malang, Blok-A.com – Acara bertajuk Rise and Shine sebagai peringatan HUT ke-108 Kota Malang sukses digelar di koridor Kayutangan Heritage.

Acara ini merupakan yang pertama sejak Pemkot Malang memperbaiki kawasan Kayutangan Heritage, yang menampilkan musik pertunjukan hingga peragaan busana tersebut menyedot perhatian masyarakat, khususnya di Kota Malang.

Selain beragam hiburan pertunjukan, terdapat sekitar 40 UMKM berpartisipasi memeriahkan acara di sepanjang Kayutangan Heritage.

Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Ida Made Ayu Wahyuni berharap, acara ini mampu menyedot banyak wisatawan untuk datang ke kawasan tersebut.

“Harapannya ada ratusan penonton yang hadir di event Rise and Shine. Dari gelaran ini kami hadirkan berbagai penampilan dari komunitas, fashion show dan juga dance,” ujarnya.

Dia mengatakan, kegiatan ini juga sebagai salah satu upaya untuk membranding lagi kawasan Kayutangan Heritage sebagai obyek wisata baru.

Ida Ayu berharap setelah ini wisatwan juga menikmati kampung-kampung yang ada di dalam kawasan Kayutangan Heritage. Tidak hanya sekadar bagian kordidor jalan.

“Harapannya Kayutangan sebagai ikon daya tarik wisata baru bisa membangkitkan ekonomi kreatif,” imbuhnya.

Pihaknya akan terus mengadakan event pariwisata secara berkelanjutan sebagai langkah untuk pemulihan pariwisata.

Disporapar Kota Malang juga akan menggelar beberapa event tahunan yang sempat vakum seperti di obyek wisata Kampung Tematik.

Salah satu pengunjung Event ‘Malang 108 Rise and Shine’mengatakan, setelah sekian lama tak bisa menikmati kebebasan dalam berkegiatan, ini menjadi momen sakral baginya bisa kembali menikmati riuh Kota Malang yang sangat dirindukan.

Ia juga mengaku bagaimana kegiatan yang dikemas sederhana ini tentu bisa memikat masyarakat Kota Malang untuk berkunjung.

Terlihat bagaimana wajah masyarakat Kota Malang yang sangat menikmati kegiatan ini. Saat Wali Kota Malang, Sutiaji datang, sejumlah masyarakat berbondong-bondong mengantri untuk berselfie dengannya.

Momen sakral ini tentu menjadi titik balik kebangkitan ekonomi Kota Malang dan mengangkat ikon baru Kota Malang bernama Kayutangan Heritage.

“Ini ikon baru Kota Malang yang harus terus kita promosikan. Melihat antusias masyarakat yang tinggi bisa saja hari ini mencapai 7.000 sampai 8.000 pengunjung,” pungkasnya.

Sebagai informasi, Sebagai informasi, gelaran Malang 108 Rise and Shine ini akan diisi oleh Malang Drummer Community (MDC), Guitarsick, Kumpulan Bassist Malang (Kubam), Kibordis Malang, Voice of Malang, Malang Youth Orchestra, Lighting Show, Flash Mob, Modern Dance dan Fashion On The Street.

Setidaknya, terdapat total 1.000 musisi dari Musik Malang Bersatu Indonesia (MMBI), 41 peraga fashion on the street oleh sejumlah anggota Malang Tahes Club (MTC) dan pejabat Pemkot Malang dengan total runaway sepanjang 12 meter.(frd)

Exit mobile version