Mahfud MD Minta Media Siber Tangkal Berita Hoaks

Mahfud MD saat cangkrukan di Surabaya, Jawa Timur, di Hotel Westin pada Selasa (28/2/2023).
Mahfud MD saat cangkrukan di Surabaya, Jawa Timur, di Hotel Westin pada Selasa (28/2/2023).

Surabaya, blok-a.com – Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan RI (Menkopolhukam) Mahfud MD, meminta media menolak berita hoaks.

Bahkan meminta para wartawan untuk tidak menggunakan atau membiasakan memakai clickbait dalam menyajikan informasi kepada masyarakat, terutama di media siber saat ini.

Demikian diungkapkan Mahfud MD saat, cangkrukan yang digelar kali pertama di Surabaya, Jawa Timur, di Hotel Westin pada Selasa (28/2/2023).

Media saat ini, lanjut Mahfud, diminta memblokir berita-berita hoaks. Bahkan ia juga meminta jangan sampai membiasakan membuat berita yang clickbait yang mana berita dipotong padahal terdapat pesan atau penjelasan yang lebih penting.

“Kadang kala berita dipelintir nah itu berbahaya kalau untuk pemilu yang akan datang tidak bagus bagi hasil pemilu kalau didahului dengan hoaks,” ucapnya.

Diskusi dengan gaya cangkrukan ini dihadiri guru besar Universitas Airlangga Henri Subiakto, Direktur Jaringan Gusdurian Alissa Wahid, Analis Media Sosial Ismail Fahmi yang dimoderatori oleh pakar komunikasi Suko Widodo. Terakhir tanggapan dari sisi agama dan tausiyah oleh Ustaz Das’ad Latif serta rangkuman hasil diskusi.

Mahfud MD mengatakan, secara umum kegiatan cangkrukan diadakan pertama kali secara nasional di Jatim dalam rangka menunjukkan usaha-usaha yang lebih nyata yang dipelopori oleh kantor-kantor pemerintah.

Tujuannya, untuk membangun atau melaksanakan program revolusi mental yang telah disampaikan oleh Presiden Jokowi.

Kemudian secara khusus kegiatan ini diadakan dalam rangka menyongsong Pemilu yang umum, bebas, rahasia jujur dan adil.

Semua itu, kata Mahfud, tidak dapat dilakukan pemerintah dan aparat serta lembaga saja. Akan tetapi seluruh masyarakat terutama media harus terlibat.

Mengenai format Cangkrukan, Mahfud mengambil model Jawa Timur karena model seperti yang sekarang dilakukan lebih mudah diterima masyarakat.

“Model-model yang seperti ini karena ternyata lebih cair lebih gampang dan masyarakat merasa tidak digurui melulu tetapi juga diajak bicara dan ditanya apa masalahnya kemudian juga kita bertanya kepada masyarakat bukan hanya masyarakat kepada kita nah itulah sebabnya acara ini diadakan,” tuturnya.

Ke depan, Mahfud mengatakan bahwa model atau format cangkrukan yang pertama kali diadakan secara nasional di Jatim, akan diterapkan di provinsi lain.

“Tadi saya sudah minta izin kepada Gubernur Jawa Timur untuk membuat semacam hak cipta atau hak paten bahwa ini akan kita bawa ke provinsi-provinsi lain,” urainya.

Sebagai informasi, kegiatan ini dilakukan sebagai langkah awal untuk memberikan sosialisasi kepada seluruh masyarakat agar tertib penggunaan media sosial kepada tokoh publik di ruang publik.

Harapannya Pemilu 2024 mendatang terhindar dari berita hoaks dan hate speech yang berpotensi memecah kesatuan bangsa.

Sedangkan tujuan utama kegiatan cangkrukan ini adalah meningkatkan perilaku masyarakat menjadi lebih tertib dalam menggunakan media sosial.

Tema yang didiskusikan dalam kegiatan Cangkrukan gerakan Indonesia tertib di Provinsi Jawa Timur adalah tertib tahun politik untuk Indonesia maju dan jaga integritas diri untuk satukan negeri.

Pemilihan tema itu, bertujuan untuk memberikan persepsi kepada peserta dan narasumber tentang perlunya peningkatan budaya tertib di masyarakat dalam mensukseskan tahapan Pemilu 2024.

Utamanya budaya tertib di ruang publik secara langsung maupun ruang publik di media sosial guna meminimalisir disinformasi Pemilu.

Diskusi dengan gaya cangkrukan itu dihadiri pula oleh Sesmenko Polhukam Letjen TNI Teguh Pudjo Rumekso, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Wakapolda Jawa Timur Brigjen Pol Slamet Hadi, Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Farid Makruf, Ketua DPRD Provinsi Jatim Kusnadi, jajaran Forkopimda Jatim, akademisi, analis media sosial, tokoh agama, wali kota dan Bupati serta pejabat di lingkungan Provinsi Jatim.(kim/lio)

Exit mobile version