Loss Kontak, Kapal Cinta Kembar Hilang Misterius di Perairan Pulau Raas

Sumenep, blok-a.com – Nahas, perjalanan laut Kapal Layar Motor (KLM) Cinta Kembar dari Pelabuhan Kalianget, Sumenep menuju Pelabuhan Batu Guluk, Kecamatan Arjasa.
Kapal perahu milik Syamsul, warga Pulau Kangean, Sumenep diketahui hilang kontak sejak Minggu malam, (7/8/2022).

Informasi dari Humas Polres Sumenep, Kapal sedang mengangkut bahan bangunan yang ditaksir total kurang lebih Rp 200 juta. Itu bermuatan Genting 15.000 biji, Semen 200 sak, Keramik 50 Dos. Total ditaksir kerugian mencapai Rp 300.000.000. Sampai saat ini kapal hilang misterius dan sudah 3 hari hilang kontak.

Buktinya, sampai saat ini KLM Cinta Kembar belum sampai di Pulau Kangean. Padahal, jika perjalanan lancar seharusnya Senin dini hari (8/9/2022), kapal sudah sampai di pelabuhan Batu Guluk, Pulau Kangean.

Menurut Kepala Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Sapeken, Edi Kuswanto membenarkan terkait peristiwa tersebut. Pihaknya mengakui pemilik kapal warga Pulau Kangean. “Saya mendapatkan informasi itu dari Mas Agus. Kami tindaklanjuti ke sejumlah pihak terkait,” ujarnya.

Dijelaskan, KLM Cinta Kembar yang terdiri dari satu nahkoda dan dua anak buah kapal (ABK) belum ditemukan. Bahkan sampai saat ini belum diketahui posisi kapal yang diduga hilang kontak di sekitar perairan Pulau Raas.

Dugaan hilangnya kapal dilaporkan oleh Agus Junaidi, Kamis, (11/8/2022) pukul 08.40 pagi. Sehingga ditindaklanjuti oleh Tim Rescue Pos SAR Sumenep dengan menggunakan RIB 01 Sumenep.

Edi mengungkapkan, salah satu ABK sempat berkomunikasi dengan pihak keluarga, pada Minggu sore (7/8/2022). Tapi sejak itu tidak ada komunikasi lagi. Posisi terakhir, KLM Cinta Kembar dikabarkan berada di perairan Pulau Raas.

“Pemilik perahu memang dari Kangean mas. Tapi mereka berangkat dari Pelabuhan Kalianget. Silahkan dikoordinasikan ke Pelabuhan Kalianget,” pintanya. (Aldo/Gatut)

Exit mobile version