Lampaui Target PAD, Kadisbudporapar Sumenep Tepis Isu Pantai Lombang Tak Ada Kemajuan

Kadisbudporapar Sumenep, Mohammad Iksan
Kadisbudporapar Sumenep, Mohammad Iksan

Sumenep, blok-a.com – Sempat beredar isu perkembangan wisata Pantai Lombang di Kabupaten Sumenep diduga tidak ada perubahan. Sebagaimana diungkapkan oleh salah satu anggota komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumenep.

Akhirnya Kepala Dinas Kebudayaan, Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Kadisbudporapar) Sumenep, Mohammad Iksan mengaku sudah melakukan perbaikan pada wisata itu. Namun, untuk perbaikan infrastrultur jalan, pihaknya hanya sebatas melakukan koordinasi dengan instansi terkait.

“Artinya tidak punya wewenang lebih. Kalau untuk memperbaiki sarana prasana jalannya terus terang saja kita agak berfikir. Karena jalan itu kan sampean tahu sendiri, itu merupakan fungsi OPD lain,” paparnya.

Tak hanya itu, lanjut Iksan, pengelolaan pada wisata Pantai Lombabg saat ini sudah dinilai membuahkan hasil yang memuaskan. Terbukti, saat ini Disbudporapar Sumenep sudah mencapai bahkan melanpaui target Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Alhamdulillah dari pengelolaan kami selama ini mulai tahun 2022 itu dari target PAD yang ditetapkan sudah terlampaui 100 persen. Target PAD yang ditetapkan pemerinfah yang tertuang dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) itu sebesar Rp660 juta. Kita sudah menembus angka Rp780 juta,” paparnya.

Disinggung soal pandangan dari anggota komisi IV terkait pengelolaan wisata tersebut yang disarankan untuk dipihakketigakan, Iksan manut kepada Bupati Sumenep. Karena ada regulasi yang harus ditaati, tidak langsung bisa diganti begitu saja. Mekanisme dan regulasinya harus dijalankan.

“Alasan pertama diatur dalam Perda No.7/2018 bahwa Pantai Lombang itu masuk sebagai sumber PAD melalui retribusi daerah. Kedua diatur dalam Perda Np.5/2018 bahwa Pantai Lombang itu adalah aset pemerintah. Kalau toh umpamanya mau dipihakketigakan, mekanismenya harus dijalankan,” ungkapnya. (ado)

Kirim pesan
Butuh bantuan?
Hai, apa kabar?
Apa yang bisa kami bantu?