blok-a.com – Korban jiwa akibat gempa Magitudo 7,8 yang mengguncang Turki-Suriah kini mencapai angka 21.000. Wakil Presiden Turki Fuat Oktay mengatakan setidaknya 17.674 orang tewas di Turki. Sementara korban jiwa di Suriah mencapai 3.377.
Ketua PBB Antonio Guterres menyerukan komunitas internasional untuk memberikan lebih banyak donasi untuk bantuan gempa.
Bank Dunia telah menjanjikan $1,78 miliar kepada Turki dalam bentuk bantuan pemulihan.
Konvoi bantuan PBB pertama telah mencapai Suriah barat laut yang dikuasai oposisi dari Turki.
Penyeberangan adalah satu-satunya cara bantuan PBB dapat menjangkau warga sipil tanpa melalui wilayah yang dikuasai oleh pemerintah Suriah.
Petugas penyelamat berpacu dengan waktu untuk menarik korban selamat dari puing-puing bangunan yang runtuh.
Direktur regional WHO untuk Eropa Dr Hans Kluge mengatakan, waktu penyelamatan korban gempa Turki – Suriah hampir habis.
Dalam program BBC Radio 4’s Today, Kluge menerangkan bahwa hanya 22% orang yang terperangkap di puing-puing mampu bertahan selama 72 jam.
“Setiap menit sekarang berarti karena interval waktu untuk menyelamatkan nyawa hampir habis,” kata Kluge.
“Semua orang bekerja keras untuk menemukan dan menyelamatkan korban yang selamat. Jumlah korban tewas kemungkinan akan jauh lebih tinggi,” ujarnya.
Gempa Turki diperkirakan menjadi salah satu bencana paling mematikan yang melanda Turki sejak 1999.(lio)




