Komedian dan Penyanyi Kondang Jadi Bintang Iklan Bus Trans Jatim Koridor VI Mojokerto-Porong

Cak Percil bersama pemeran pendukung dalam sesi pengambilan gambar dan syuting iklan layanan masyarakat bus Trans Jatim koridor VI, di Dlanggu, Mojokerto.(blok-a.com/Syahrul Wijaya)
Cak Percil bersama pemeran pendukung dalam sesi pengambilan gambar dan syuting iklan layanan masyarakat bus Trans Jatim koridor VI, di Dlanggu, Mojokerto.(blok-a.com/Syahrul Wijaya)

Mojokerto, blok-a.com – Proses pengambilan gambar dan syuting iklan layanan masyarakat untuk peluncuran Bus Trans Jatim koridor VI rute Mojokerto–Porong digelar pada Selasa (13/5/2025) di Wisata Kuliner Tirto Jati, Jalan Raya Dlanggu, Desa Poh Kecik, Kecamatan Dlanggu, Kabupaten Mojokerto.

Iklan ini digarap oleh rumah produksi Pena Multi Kreasi Production asal Surabaya yang dipimpin oleh sutradara muda Ipong, yang memiliki nama asli Saiful Rahman.

Proyek ini merupakan kerja sama dengan Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur dalam rangka mengenalkan layanan terbaru Trans Jatim kepada masyarakat.

Dengan konsep film drama komedi berjudul Dukun Cinta Putri, cerita iklan ini mengangkat kisah seorang putri bernama Putri Mojolegi, yang diperankan oleh artis panggung Lala Widi.

Sang putri berambisi menyatukan Mojokerto dan Porong. Untuk mewujudkan tujuannya, ia mendatangi seorang dukun yang diperankan oleh komedian Cak Percil, dibantu oleh tokoh jin yang dimainkan oleh Cak Slentem.

Namun, berbagai upaya menggunakan benda pusaka seperti keris tidak berhasil.

Solusi akhirnya datang bukan dari kekuatan magis, melainkan dari kehadiran Bus Trans Jatim koridor 6 yang menjadi penghubung antara Mojokerto dan Porong, dengan sistem pembayaran modern menggunakan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS).

Untuk mendukung proses produksi, Pena Multi Kreasi Production menggandeng Makeup Artist lokal, Litanqema dari Mojokerto, yang dipimpin oleh Wisye Herdayanti Rossana.

Litanqema bertanggung jawab atas tata rias, kostum, serta penyediaan 15 orang figuran. Wisye menyebut keterlibatan mereka dalam produksi ini sebagai kesempatan berharga untuk pengembangan bakat dan jaringan kerja kreatif.

“Kami berharap bisa terus bekerja sama ke depan. Di Litanqema kami juga menyediakan persewaan kostum lengkap, mulai dari kostum pengantin hingga karnaval untuk anak-anak dan dewasa,” ujarnya.

Line produser sekaligus editor, Rizaldi (35), mengungkapkan bahwa ini merupakan proyek keempat dari total sembilan koridor Bus Trans Jatim yang akan diproduksi iklannya. Sebelumnya, mereka telah menggarap iklan untuk rute Gresik–Lamongan–Paciran.

“Konsepnya hampir sama di setiap koridor, bertema kerajaan namun dikemas dengan nuansa komedi agar lebih menghibur dan mudah diterima masyarakat,” jelas Rizaldi.

Ia menambahkan bahwa koridor 6 ini merupakan program dari Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, yang menghubungkan Terminal Mojokerto dengan Porong melalui jalur Mojosari dan Ngoro.

Dalam proses produksi, unsur sejarah Majapahit turut diangkat untuk memperkuat latar budaya, namun tetap dibalut dengan elemen kekinian yang mudah dipahami.

“Dengan menggandeng para talent yang sudah dikenal publik, kami berharap pesan yang ingin disampaikan bisa sampai ke masyarakat sekaligus memberikan hiburan,” pungkas Rizaldi.

Sementara itu, Cak Percil atau Deni Afrianti, yang turut berperan dalam iklan tersebut, menyampaikan apresiasinya terhadap program Trans Jatim yang dinilai memberikan manfaat luas bagi masyarakat Jawa Timur.

“Menurut saya ini luar biasa. Layanannya bukan hanya di Surabaya, tetapi juga menjangkau daerah lain seperti Gresik, Lamongan, Mojokerto, Sidoarjo, hingga Malang,” ungkapnya.(sya/lio)

Exit mobile version