Kerap Menyerang Pohon Kelapa Sawit, Yuk Pelajari Kumbang Tanduk di Baloga

Kumbang Tanduk
Kumbang Tanduk - Foto: Greeners

KOTA BATU – Tak hanya kupu-kupu, area Rumah Kupu di Batu Love Garden (Baloga) juga punya beragam jenis serangga, salah satunya adalah kumbang tanduk.

Kumbang tanduk adalah jenis kumbang yang tersebar luas di Asia Tenggara, ke timur sampai ke Papua dan ke utara sampai pulau Formosa.

Kumbang tanduk dewasa memiliki warna hitam atau coklat tua. Panjang tubuh mereka dapat mencapai 3,5 – 4,5 cm dengan bentuk kepalanya yang unik dan memiliki tanduk.

Tanduk dari kumbang jantan lebih panjang dan melengkung ke belakang. Sedangkan tanduk kumbang betina lebih mirip jika dinamakan tonjolan.

Larva kumbang tanduk dapat tumbuh sebesar pisang susu, berwarna putih kelabu, di tutup rambut-rambut coklat dan jarang – jarang. Kepala larva kecil berwarna coklat kemerahan.

Maka dari itu, ketika masih dalam bentuk larva empulur batang yang membusuk. Pupa terbungkus bahan yang terbentuk dari tanah serta dari daun – daun dan ranting.

Kumbang dewasa menempel pada pucuk daun, menyerap cairan dan merusak jaringan daun yang masih muda.

Kumbang tanduk ini banyak terdapat pada berbagai jenis pohon palem (Palmae), bertelur pada batang tanaman inang yang membusuk.

Kumbang tanduk dengan nama latin Oryctes rhinocerus ini merupakan salah satu serangga hama yang mengakibatkan kematian tanaman kelapa sawit hingga 1,0-2,5 persen lho!

Penasaran dengan sosok kumbang tanduk di Baloga? Anda bisa langsung menuju zona Rumah Kupu tepat setelah zona Bonsai Corner.

Selain kumbang tanduk, pengunjung juga bisa melihat beragam jenis serangga lainnya, mulai dari kalajengking, kaki seribu, tarantula, lebah, belalang tongkat, dan masih banyak lagi.

Exit mobile version