KABUPATEN MALANG – Ratusan sepeda motor balap liar disita saat operasi menjelang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) pada pukul 03.00 Minggu (10/1). Namun, Kapolres Malang, AKBP Hendri Umar keherenan saat melihat salah satu sepeda motor yang diamankan di Area Stadion Kanjuruhan, Minggu (10/1).
Hendri merasa heran karena uniknya modifikasi sepeda motor tersebut. Terlihat sepeda motor jenis bebek tersebut bagian depannya terdapat botol dot susu bayi yang terlihat diisi oli.
“Lah ini kok ada dotnya juga. Kok bisa ada dotnya. Kreatif juga pemiliknya ini tapi sayangnya jelas tidak memenuhi standar kelayakan untuk dijalan raya,” kata Hendri saat melihat ratusan sepeda motor yang diamankan di Area Stadion Kanjuruhan, Minggu (10/1).
Tak hanya ada dot bayi yang diisi oli, sepeda motor bewarna hitam itu hampir 80 persen hanya menyisahkan kerangka atau sasis.
“Ya ini tentunya kalau pemilik mau ngambil harus dilengkapi spionnya terus knalpotnya diganti yang benar,” tutup Hendri.
Sebagai informasi, sebelumnya Polres Malang telah memperbolehkan muda-mudi yang memiliki sepeda motor untuk mengambil.
Syaratnya adalah mampu membuktikan bukti kepemilikan sepeda motor dengan membawa bukti, Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK). Selain itu, orang tua dan wali dari muda mudi adalah syarat lain untuk mengambil sepeda motor berjumlah 500 lebih itu.




