Jelang Lebaran, 1.077 Lansia & 193 Yatim Piatu Non Panti di Kota Mojokerto Terima Bantuan Tunai

Wali kota Mojokerto Ika Puspita Sari saat menyerahkan bantuan secara simbolis (blok-a.com/Syahrul Wijaya)
Wali kota Mojokerto Ika Puspita Sari saat menyerahkan bantuan secara simbolis (foto: blok-a.com/Syahrul Wijaya)

Kota Mojokerto, Blok-a.com – Pemerintah Kota Mojokerto kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat jaring pengaman sosial bagi masyarakat. Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, pemkot menyalurkan bantuan uang tunai kepada ribuan lansia kurang mampu dengan menggandeng PT Pos Indonesia sebagai mitra penyalur.

Tahun ini, sebanyak 1.077 lansia menerima bantuan sebesar Rp500 ribu yang dikirim langsung ke rumah masing-masing oleh petugas pos.

Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, secara simbolis menyerahkan bantuan kepada Subarningsih di rumahnya yang berada di samping Kantor Kelurahan Magersari, Kamis (5/3/2026).

Dalam kesempatan tersebut, wali kota yang akrab disapa Ning Ita menegaskan bahwa program ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah terhadap warga lanjut usia yang membutuhkan perhatian lebih, terutama menjelang Lebaran.

“Kami ingin memastikan para lansia di Kota Mojokerto dapat menyambut Idulfitri dengan lebih tenang dan bahagia. Bantuan ini mungkin tidak besar, tetapi kami berharap bisa meringankan beban kebutuhan sehari-hari, khususnya di momen Ramadan dan menjelang hari raya,” ujarnya.

Menurut Ning Ita, penyaluran bantuan melalui PT Pos Indonesia dipilih untuk mempermudah para penerima manfaat. Dengan sistem pengantaran langsung ke rumah, para lansia tidak perlu datang ke lokasi tertentu yang berpotensi menyulitkan secara fisik.

“Dengan diantar langsung ke rumah, kami ingin memastikan para lansia tidak kesulitan saat mengambil bantuan,” tambahnya.

Sementara itu, Eksekutif Manajer PT Pos Indonesia Mojokerto, Baini, menjelaskan bahwa proses distribusi bantuan mulai dilakukan sejak hari ini dengan melibatkan puluhan petugas.

“Hari ini tim mulai mengirimkan bantuan ke rumah para penerima. Ada 20 petugas yang diterjunkan dan kami menargetkan seluruh bantuan selesai tersalurkan pada 16 Maret,” jelasnya.

Ia optimistis proses distribusi dapat tuntas sebelum Lebaran. Pengalaman tahun sebelumnya menjadi acuan. Di mana bantuan untuk sekitar 1.500 penerima juga berhasil disalurkan seluruhnya sebelum Hari Raya Idulfitri.

Selain bantuan bagi lansia, pada hari yang sama Pemerintah Kota Mojokerto juga menyalurkan bantuan uang tunai kepada 193 anak yatim dan piatu nonpanti di Sabha Kridatama, Rumah Rakyat.

Salah satu penerima bantuan, Ilmi, warga Ketidur yang kini duduk di kelas X Madrasah Aliyah, mengaku telah menerima bantuan tersebut sejak 2024 setelah ayahnya meninggal dunia.

“Saya mulai menerima bantuan sejak tahun lalu setelah ayah meninggal. Uangnya nanti akan saya gunakan untuk kebutuhan sekolah, termasuk membeli sepatu olahraga,” tuturnya.

Melalui berbagai program bantuan sosial ini, Pemerintah Kota Mojokerto berharap dapat membantu meringankan kebutuhan masyarakat kurang mampu, khususnya dalam menyambut momentum Ramadan dan Idulfitri. (sya/ova)

Exit mobile version