Tanggapi Isu PHK Honorer & PPPK Jember, Gus Fawait Jamin Kontrak Aman hingga 2027

Para ASN PPPK Paruh Waktu usai menerima SK pengangkatan dari Bupati Jember Muhammad Fawait beberapa waktu lalu (foto: ist)
Para ASN PPPK Paruh Waktu usai menerima SK pengangkatan dari Bupati Jember Muhammad Fawait beberapa waktu lalu (foto: ist)

JemberBlok-a.com – Bupati Jember Gus Fawait memastikan tidak ada rencana pemutusan hubungan kerja (PHK) bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) pada tahun 2027. Pernyataan ini merespons isu yang beredar di media sosial terkait potensi PHK massal pegawai honorer dan PPPK di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember.

Dalam keterangannya pada Rabu (9/4/2026), Gus Fawait menjamin nasib para PPPK di Jember dalam posisi aman. Pemkab Jember tidak memiliki rencana memberhentikan atau memutus kontrak kerja, baik bagi PPPK Penuh Waktu maupun PPPK Paruh Waktu.

“Saya pastikan tidak ada pemberhentian tahun 2027. Jadi, santai dan tenang saja bagi rekan-rekan PPPK, asalkan kinerjanya bagus, pengabdian akan dilanjutkan,” ujar Gus Fawait.

Gus Fawait menegaskan jaminan ini bukan tanpa syarat. Kontrak kerja akan terus berlanjut selama para pegawai menunjukkan kinerja optimal dan disiplin tinggi.

Menurutnya, keberadaan para pegawai ini merupakan tulang punggung pelayanan publik di Jember yang dedikasinya sangat dihargai pemerintah daerah.

Ia menekankan standar disiplin ini bersifat universal, berlaku bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN), baik PNS maupun PPPK. Pemerintah tidak akan ragu mengambil tindakan administratif, jika ditemukan individu dengan kinerja di bawah standar atau melakukan pelanggaran disiplin berat.

Langkah Jember ini tergolong berani, terutama di tengah kondisi saat ini. Beberapa daerah lain di Indonesia mulai melakukan pembatasan. Bahkan ada daerah yang tidak mengajukan usulan pengangkatan PPPK baru karena kendala ruang fiskal.

Gus Fawait mengklaim Jember saat ini menjadi salah satu kabupaten dengan jumlah pengangkatan PPPK terbanyak di tingkat nasional.

Terkait kekhawatiran beban anggaran, Gus Fawait memastikan struktur Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Jember dalam kondisi sehat dan mencukupi. Pemkab telah melakukan simulasi keuangan jangka panjang untuk memastikan gaji dan tunjangan para PPPK tetap terbayar sesuai ketentuan tanpa mengganggu pos pembangunan infrastruktur lainnya. (yas/rio/ova)

Exit mobile version