Kota Malang, blok-a.com – Walikota Malang Sutiaji menjelaskan filosofi dari logo ulang tahun ke-109 Kota Malang. Hal itu ia sampaikan di acara Pra Grand Launching MCC, Kamis (2/3/2023) kemarin.
Dalam launching itu terlihat angka ‘0’ di angka 109 terdapat tiga titik berwarna putih.
Artinya sendiri, Sutiaji menjelasankan, tiga titik itu merupakan harapan untuk Kota Malang.
Titik pertama artinya kemandirian. Untuk kemandirian itu, Sutiaji berharap Kota Malang menjadi kota yang mandiri.
“Mampu berbuat sendiri dari karya-karya kita tidak bergantung dari fiskal atau APBN,” ujarnya.
Kemandirian ini menjadi filosofi logo ulang tahun Kota Malang ke-109 karena menurut Sutiaji sesuai dnngan Undang-undang Otonomi Daerah Tahun 1998 yang disempurnakan di tahun 2004 dan 2014.
“Ini adalah membidik bagaimana kemandirian daerah untuk memotret sebuah persoalan untuk mandiri,” kata dia dalam acara launching logo di MCC Kota Malang, Jumat (3/3/2023).
Titik kedua sendiri artinya adalah ketangguhan karakter.
Sutiaji menjelaskan, ketangguhan karakter ini artinya adalah warga Kota Malang tidak mudah goyang. Ekonominya kuat dan perilakunya pun karakternya kuat.
“Sehingga kemandirian ekonomi ini tidak mudah goyang,” tuturnya.
Titik ketiga sendiri adalah Sutiaji ingin mengubah mindset.
Menurut Sutiaji titik ketiga ini mempunyai filosofi ingin mengubah pikiran masyarakat Kota Malang agar berpikir positif.
Berpikir positif dalam artian kebijakan yang baik di Kota Malang harus diteruskan.
“Jangan berpikir orang yang giti aja diambil idenya. Jangan mandang orangnya. Artinya sesuatu yang baik harus dilanjutkan,” kata dia.
Logo ke-109 ini pun menjadi logo terakhir di era Sutiaji memimpin Kota Malang.
“Logo itu mewakili tiga filosofi energi positif yang kita kuatkan di ulang tahun ke-109 dan mengakhiri era Sutiaji,” pungkasnya. (bob)



