Kota Malang, blok-a.com — Kasus hutang Festival Cakrawala (Feskala) yang diadakan mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM) sudah dilunasi.
Hal itu diungkapkan oleh pihak vendor berinisial RD, saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp pada Senin (13/2/2023).
RD menyampaikan, bahwa pihak panitia telah membayar hutang Feskala UM sebesar 50 persen dari total biaya yang ada mendekati angka Rp 150 juta.
Sesuai perjanjian awal, seharusnya pelunasan dilakukan tiga hari setelah penyelenggaraan acara.
Namun, event tersebut merugi karena penjualan tiket tidak sesuai dari target awal. Selain itu, adanya sponsor juga tidak bisa menutupi biaya produksi acara.
“Sehingga adanya kerugian dan pihak panitia melakukan penundaan pembayaran ke kami,” kata RD.
Pihaknya juga sempat akan membawa permasalahan yang ada ke jalur hukum dengan telah melakukan pengaduan ke kepolisian. Namun hal itu sudah dicabut.
“Kami melakukan itu karena pada saat itu sudah berbulan-bulan belum ada itikad baik dari pihak panitia atau konfirmasi,” ujar RD.
Kemudian pihak vendor memberi batas waktu pelunasan hingga Jumat (10/2/2023). Pihak panitia berusaha melunasi hutang yang ada dengan opsi iuran.
Selain itu, pihak kampus memberikan bantuan senilai Rp 75 juta yang hanya bisa membayar sebagian dari nilai hutang.
“Kemudian terjadi pertemuan dengan pihak panitia dan memberikan itikad baik, dengan tanggungjawab melunasi sesuai dengan nominal dari perjanjian awal,” katanya.
Peristiwa tersebut, menurut RD bisa menjadi pembelajaran bagi pihak-pihak yang ingin menyelenggarakan event musik.
“Peristiwa ini menjadi pembelajaran bagi penyelenggara event untuk lebih matang dari segi konsep, pendanaan, guest star,” tuturnya.
Sebelumnya diberitakan, acara musik bertajuk Festival Cakrawala atau Feskala yang diselenggarakan oleh panitia dari para mahasiswa UM mengalami kerugian karena tiket yang dijual kurang laku.
Sebelum konser digelar pada November 2022 lalu, Ketua Pelaksana Kegiatan sudah diingatkan oleh panitia lainnya untuk mengganti bintang tamu.
Sebagai informasi, total ada 5 guest star yang tampil dalam event Feskala. Salah satunya HIVI dan lainnya.
Total ada sekitar 3.000 tiket yang disediakan oleh panitia, tetapi hanya laku terjual lebih dari setengahnya.
Di beberapa akun Twitter, juga tersebar informasi terkait besaran iuran yang harus ditanggung oleh para panitia untuk menutupi kerugian acara. Total yakni, Rp 205.750.000.
Diantaranya, dari 100 volunteer masing-masing menanggung Rp 750.000 atau total Rp 75 juta. Kemudian, dari anggota BEM UM berjumlah 65 orang, masing-masing harus menanggung sebesar Rp 1.250.000 atau total Rp 81.250.000.
Selanjutnya, untuk 15 orang dari Pengurus Inti, masing-masing harus menanggung sebesar Rp 1.500.000 atau total Rp 22.500.000.
Sedangkan, untuk Ketua Pelaksana Kegiatan menanggung sebesar Rp 15 juta. Kemudian, Menteri PSDM dan Ketua BEM UM masing-masing sebesar Rp 6 juta. (len/bob)




