Sumenep, Blok-a.com – Kemeriahan peringatan Hari Kemerdekaan RI dirasakan hampir seluruh rakyat Indonesia. Tak terkecuali Masyarakat Desa Meddelan, Kecamatan Lenteng, Kabupaten Sumenep.
Koordinator Tim Putra Singo Laut, Busairi mengatakan lomba Agustusan yang digelar oleh aparatur Desa Meddelan cukup menghibur. Buktinya pada lomba tarik tambang putra, hampir dibanjiri penonton. Apalagi saat Tim Singo Laut besutannya lolos menuju babak final.
“Tim Singo Laut lolos ke final setelah menghempaskan Tim Joko Tingkir besutan Kades Meddelan. Tim Joko Tingkir dihempaskan saat laga semi final untuk bisa lolos ke babak final,” terang Erik, panggilan akrabnya.
Erik mengaku salut dengan tim besutannya itu. Sebab, meski bertanding 2 kali beruntun dengan 2 tim berbeda, masih punya stamina dan kekuatan untuk menumbangkan tim Edi Dobrak.
“Kami sempat khawatir karena pertarungan dilaga terakhir untuk bisa melaju ke babak final itu sangat menegangkan. Betapa tidak, pertarungan berlangsung sengit dan cukup lama. Hampir 30 menit tim tarik tambang adu otot dan kekuatan,” kata Erik bangga.
Hebatnya, lanjut dia, kedua tim itu tak ada yang sampai jatuh pingsan. Namun salah satu tim, tangannya sampai luka-luka penuh darah. Itu akibat dari lamanya pertandingan Tarik Tambang. Bukan hanya otot, tapi napas pada mangap-mangap dan ngos-ngosan.
“Inilah persembahan pemuda otot Kampung Meddelan Timur. Mereka rela berjuang meski bercucur keringat dan darah sampai titik darah penghabisan. Dan akhirnya mereka lolos ke Final. Bakal bertanding besok, Sabtu (27/8/2022) melawan Tim Pancoran Emas, Dusun Serseran, semoga berhasil,” harapnya.
Atas keberhasilannya menuju tangga juara, para tim Singo Laut dan tim Putri Ambar akan diarak dari Kampung Meddelan Timur sekitar pukul 12.00 menuju lokasi lomba Tarik Tambang. Mereka akan diiringi musik saronin dan jaran goyang serta penari perempuan cantik.
Kades Meddelan Moh. Harist mengaku berterima kasih atas partisipasi dan dukungan masyarakat Meddelan. Lomba ini meski hanya hiburan tapi mencoba mengenang jasa-jasa dan perjuangan para pahlawan kemerdekaan dalam berjuang mengusir penjajah. “Sekali lagi terimakasih wargaku,” ucap Haris sambil terharu. (Aldo/Gatut)




