Hari Pertama Buka Usai Mati Suri, Wisatawan Berebut Selfie di Kampung Warna-warni

Kww
Foto: Elfran Vido

MALANG – Wisata andalan Kota Malang, Kampung Warna-warni Jodipan (KWJ) dan Kampung Tridi akhirnya resmi dibuka lagi hari ini, Jumat (4/9). Sebelumnya, kedua kampung tematik tersebut sempat mati suri akibat pandemi Covid-19.

KWJ sendiri memutuskan tidak membuka pintu untuk wisatawan sejak 17 Maret 2020 silam. Itu artinya sudah 6 bulanan sejak mereka memutuskan tutup.

Di hari pertama buka, terlihat wisatawan lokal mulai meramaikan kawasan wisata yang terletak di dua Kelurahan yakni Kesatrian dan Jodipan itu.

“Untuk wisatawan sendiri di pintu masuk tiga sekitar 18 orang sejak buka sampai pukul 11.00 WIB,” tukas Sony Parin, Ketua RW 2 Jodipan sekaligus Koordinator Kampung Warna-warni Jodipan, Jumat (4/9).

Sementara itu, KWJ memang mempunyai tiga gerbang masuk. Sementara Kampung Tridi punya satu gerbang masuk.

“Jadi kalau di rata-rata ya sekitar 60 orang dari KWJ dan 20 orang pengunjung ke Kampung Tridi sampai siang ini, jadi sekitar 80 orang,” tambahnya.

Mayoritas pengunjung kampung tematik di hari pertama ini masih wisatawan dalam Kota Malang. Itupun jumlahnya juga masih sedikit.

“Untuk KWJ, kita sudah sejak 17 Maret 2020 tutup. Ya kita lihat saja besok pas weekend, biasanya ramainya pas weekend. Ya, semoga meningkat terus,” harap Parin.

Dari pantauan Blok-A, terlihat hanya wisatawan lokal yang mendatangi kawasan KWJ dan Kampung Tridi sejak dibuka pagi tadi.

Salah satunya adalah Sofi. Cewek 20 tahun itu datang bersama kawannya. Dia mengaku sengaja datang ke wisata Kampung Warna-warni Jodipan untuk refreshing.

Sofi mengaku senang akhirnya dua wisata dalam kota itu sudah dibuka kembali pasca pandemi.

“Ya jenuh saja dirumah, makanya pengen jalan-jalan. Sebenarnya sudah beberapa kali kesini, tapi mau ke bioskop tutup, ya kesini lagi saja jalan-jalannya,” aku cewek asal Polowijen, Kota Malang itu.

Menyusul pembukaan ini, KWJ dan Kampung Tridi kini menyediakan protokol kesehatan ketat di tiap sudut bagi pengunjung. Ada tempat cuci tangan hingga cek suhu tubuh saat masuk kawasan wisata. Pengunjung juga diwajibkan memakai masker.

Exit mobile version