KOTA BATU – Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Batu lakukan inspeksi mendadak (Sidak), Kamis (15/4). Hal ini dilakukan untuk melakukan pemantauan harga dan memastikan kecukupan pasokan komoditas di sejumlah pasar, pedagang, gudang, distributor, agen dan asosiasi yang ada di Kota Batu
Saat melakukan sidak, Wakil Walikota Batu, Punjul Santoso ditemani Kapolres Batu AKBP Catur C Wibowo dan dinas terkait mendatangi satu persatu pedagang yang ada di Pasar Besar Kota Batu. Di pasar pun, Punjul memeriksa harga sejumlah komoditi seperti daging, telur, beras dan makanan ringan.
“Tadi saya cek harga dagingnya memang mengalami kenaikan Rp 120 ribu itu daging tanpa lemak. Kemudian telur Rp 22 ribu ada kenaikan sekitar Rp 500 sampai Rp 1.000,” jelas Punjul usai melakukan sidak.
Selain itu TPID Kota Batu juga memantau pasokan kebutuhan lainnya seperti beras, tepung terigu dan mie instan. Bahkan pihaknya juga sempat meninjau salah satu gudang yang mendistribusikan produk tersebut.
“Alhamdullilah tidak ditemukan kenaikan yang signifikan. Oknum-oknum yang dengan sengaja menyimpan atau memainkan harga juga tidak ditemukan. Mudah-mudahan tim TPID bisa mengendalikan laju kenaikan harga selama bulan Ramadan agar masyarakat tidak berat saat berbelanja,” imbuhnya.
Nantinya TPID juga akan melakukan tiga kali operasi pasar selama bulan Ramadan. Dengan harapan masyarakat dapat terlayani dengan baik.
Sementara Kapolres Batu, AKBP Catur C Wibowo mengatakan pihaknya siap mengawal pemantauan harga di pasar. Pasalnya Polres Batu juga memiliki tim Satgas Pangan sendiri yang akan selalu melakukan pemantauan.
“Kita mendukung ekonomi agar tidak ada gejolak di masyarakat apalagi menjelang lebaran. Tim satgas pangan polres selalu memantau baik stok harga di cek terus untuk menghindari penimbunan barang,” kata Catur.




