KOTA MALANG – Bakal Calon Bupati (Bacabup) Kediri tidak hadir selama tes kesehatan dan psikologi di Rumah Sakit dr Saiful Anwar (RSSA) Kota Malang selama dua hari terakhir, yakni tanggal 8 – 9 September.
Padahal sesuai MoU dengan KPUD Kediri akan melakukan tes psikologi dan kesehatan bakal calon bupati Kediri di RSSA kota Malang.
Ketua Panitia Tes Kesehatan Calon Kepala Daerah, Saifullah Asmiragani menjelaskan, alasan bacabup Kediri tidak mengikuti tes karena pihaknya masih mempunyai calon tunggal, yakni bapaslon Hanindhito Himawan Pramono yang mana adalah anak dari Pramono Anung dan Dewi Mariya Ulva yang diusung 8 Partai Politik.
“Jadi KPU (KPUD Kediri) sana meminta waktu perpanjangan untuk tes kesehatan. Karena KPU masih ingin menjaring calon bupati lagi supaya tidak tunggal,” tuturnya.
Alhasil, kata Saiful, pihaknya menyediakan waktu sendiri untuk tes psikologi dan kesehatan. Waktu yang disediakan adalah 15-16 September mendatang.
“Jadi kami beri waktu sendiri untuk tes kesehatan dan psikologi selama dua hari tanggal 15-16 September nanti,” tutupnya.
Sebagai informasi, tes kesehatan di RSSA Kota Malang sendiri diikuti oleh calon kepala daerah dari tujuh Kabupaten/Kota.
Namun, dalam dua hari terakhir hanya diikuti oleh calon kepala daerah dari enam daerah Kabupaten/Kota, yakni Kabupaten Banyuwangi, Situbondo, Jember, Malang, Blitar, dan Kota Blitar.




