MALANG – Kota Malang sedang getol menuju zona kuning. Target utamanya zona hijau juga sedang diupayakan. Syarat utama hal ini, Pemkot Malang meniadakan isolasi mandiri. Pasalnya, isolasi mandiri ini dinilai jadi biang keladi naiknya kasus positif covid-19 di Kota Malang.
“Jadi sudah tidak ada lagi isolasi mandiri dirumah. Semua yang positif covid-19 langsung kita dorong masuk ke safe house,” tukas Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Leonardus Simarmata Minggu (11/10).
Menurutnya, pelarangan ini imbas makin masifnya klaster keluarga beberapa waktu lalu. Pemerintah Kota Malang pun menambah bed di safe house demi menampung tambahan pasien positif covid-19.
“Semua yang positif langsung kita dorong ke safe house. Safe house ada di Jalan Kawi dan RSUD Kedungkandang itu,” tambah Leo
Untuk safe house Jalan Kawi adalah hasil pinjaman Pemkot Malang ke Pemprov Jatim. “Safe house Jalan Kawi sudah ditambah, kini berisi 90 bed. Di RSUD juga sudah ditambah, harapan kita lebih cepat treatment nya dengan penambahan bed ini,” tandas mantan Wakapolrestabes Surabaya itu.
Hal ini belum ditambah dengan bed di rumah sakit darurat baru di Poltekkes Malang. Rencananya rumah sakit darurat itu akan mulai dioperasikan akhir bulan Oktober 2020 ini. RS Darurat itu bakal diisi 300 bed untuk menampung pasien positif.




