BLOK-A – Hujan yang lagi-lagi mengguyur area Candi Prambanan, venue konser Prambanan Jazz Virtual Festival 2020 pada Minggu (1/11) malam ini tentunya membuat penonton sedikit merasa tidak nyaman.
Apa lagi, hujan serta cuaca kurang mendukung juga membuat penampilan Pamungkas dan Ardhito Pramono harus dihentikan. Pemirsa yang menyaksikan melalui layar gadget masing-masing pun ikut dibuat kecewa.
Namun, show must go on. Penampilan dilanjutkan oleh Yura Yunita, musisi penampil yang menjadi penutup gelaran Prambanan Jazz Virtual Festival 2020. Ia menyanyikan lagu Takkan Apa.
Takkan Apa merupakan bentuk ungkapan kekesalan dan kemarahan. Terlihat jelas dari penggalan liriknya, “Kupandang raut wajahmu, ada sesuatu mengganggu // Nampak jelas bahwa kamu selalu menggerutu, menggerutu.”
Seolah menenangkan hati penonton konser Prambanan Jazz Virtual Festival 2020 yang sedikit kecewa karena hujan turun, Yura Yunita sedikit mengubah lirik pada bagian reffrain-nya.
“Takkan apa takkan apa // hujan hujan takkan apa,” lantun Yura.
Meski tampil enerjik, vokal merdu nan jazzy milik Yura Yunita tetap stabil.
Selain suara merdunya, gaya busana Yura Yunita juga mencuri atensi. Ia mengenakan setelan berwarna biru dengan detail ruffle belt bermotif bunga di bagian pinggangnya. Gayanya dipercantik dengan headpiece, serta rambut yang dicepol ke belakang. Headpiece yang dikenakan Yura sedikit mengingatkan kita pada tampilan tradisional khas Bali.
Hoolala menjadi trek kedua Yura dalam gelaran Prambanan Jazz Virtual Festival 2020.
“Baby hold my hands // Ain’t nobody’s perfect // It’s okay to make mistakes, oh-oh // Baby, don’t you try,” lirik lagu Hoolala.




