Blitar, blok-a.com – Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon, melakukan ziarah ke Makam Bung Karno di Kelurahan Bendogerit, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar, Sabtu petang (13/9/2025). Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian kunjungan kerjanya dan komitmen pemerintah dalam menjaga warisan sejarah bangsa.
Dalam suasana yang khidmat, Fadli Zon berdoa di hadapan pusara Sang Proklamator, Ir Soekarno bersama Wali Kota Blitar, H. Syauqul Muhibbin, yang akrab disapa Mas Ibin.
“Ini keempat kalinya saya berziarah ke makam Bung Karno. Bung Karno adalah pendiri bangsa dan kekuatan pemersatu yang harus terus kita warisi nilai-nilainya,” kata Fadli Zon usai berdoa di hadapan pusara Bung Karno.
Lebih lanjut Fadli menandaskan, pentingnya tradisi ziarah ke makam para proklamator sebagai upaya mengingat perjuangan pendiri bangsa.
“Semakin banyak orang Indonesia yang berziarah, semakin kuat pula ingatan kita pada perjuangan para pendiri bangsa,” tandasnya.
Fadli juga memberikan apresiasi terhadap kondisi makam yang semakin tertata dengan baik. Ia mengenang bahwa kunjungan pertamanya 25 tahun lalu menunjukkan kondisi yang jauh berbeda.
“Kini, gapura kokoh berdiri, ditambah dengan perpustakaan dan Museum Bung Karno,” tuturnya.
Setelah berziarah, Fadli melanjutkan kunjungan ke Museum Bung Karno, yang dianggapnya sebagai ruang ingatan kolektif yang penting untuk generasi muda.
“Museum bukan hanya tempat menyimpan benda bersejarah, tetapi juga wahana pendidikan kebangsaan,” tegas Fadli Zon.
Fadli menambahkan, kunjungan ini menandai pentingnya ziarah sebagai bagian dari strategi pembangunan kebudayaan.
“Kekuatan kita sebagai bangsa ada pada ingatan kolektif, pada teladan para pendiri negara. Blitar adalah salah satu pusat ingatan itu,” imbuhnya.
Diakhir kunjungannya di Blitar, Fadli menghadiri Festival Keroncong Svaranusa di Alun-Alun Kota Blitar. Ia menyatakan bahwa festival ini adalah bukti bahwa Blitar mampu menghubungkan nilai sejarah dengan seni budaya kontemporer.
“Keroncong adalah warisan budaya yang menyatukan bangsa. Kita harus terus memajukan budaya kita sebagai kekuatan pemersatu bangsa,” pungkasnya. (jar)




